Trio Baru Liverpool

Fiuh, ini minggu yang menggembirakan terutama buat Liverpudlian :)

Setelah pertandingan yang berjalan alot dan menegangkan di Anfield Minggu malam tadi, Liverpool menang 1-0 atas Manchester United berkat gol cepat Daniel Sturridge di menit ke-3. 3 pertandingan, 3 kemenangan, 3 cleansheet, ini adalah torehan awal musim terbaik sejak 1994.

Hal menarik berikutnya adalah soal trio pemain baru yang didatangkan Brendan Rodgers di saat-saat terakhir transfer window awal musim ini. Ketiganya terlihat di Anfield menyaksikan tim barunya ini mengalahkan Setan Merah 1-0. Nah siapakah 3 rekrutan baru Liverpool ini?

Yang pertama adalah Victor Moses. Winger asal Nigeria ini dipinjam selama semusim dari Chelsea dengan biaya 1 juta pound Tiago Ilori and Mamadou Sakho. 2 pemarin berikutnya adalah dari barisan defender. Mamadou Sakho didatangkan dari PSG seharga 12 juta pound dan Tiago Ilori dari Sporting Lisbon dengan biaya 7 juta pound. Ketiganya akan bergabung dengan rekrutan anyar Brendan Rodgers lainnya yaitu Simon Mignolet, Kolo Toure, Iago Aspas, Luis Alberto dan Aly Cissokho.

Dengan begini barisan pertahanan Liverpool yang musim kemarin cukup kedodoran bakal lebih kuat. Duet Agger-Skertel yang rentan cidera serta Jose Enrique yang angin-anginan bisa dilapis dengan masuknya Kolo Toure, Tiago Ilori, Mamadou Sakho serta Aly Cissokho.

Di sektor lapangan tengah juga surplus pemain yang akan membuat persaingan ketat di lini ini untuk dapat terpilih reguler di starting-11 tiap minggunya. Di sisi lain, Rodgers bakal punya beberapa opsi skema lapangan tengah untuk menunjang variasi strategi tiap minggunya.

Moga-moga penampilan musim ini bakal lebih bagus dari musim kemarin deh.

Liverpool dan Lorenzo Melgarejo

Lorenzo MelgarejoDalam 2 bulan ke depan, liga-liga besar eropa akan memulai pertandingan perdananya. Hal ini membuat bursa transfer pemain kian memanas. Klub-klub sibuk berburu pemain incarannya dan dana dengan nilai fantastispun sudah mereka siapkan.

Mari kita sedikit melongok ke Liga Inggris. Tim EPL yang baru saja mengunjungi Indonesia, Liverpool FC kini tengah ramai diberitakan mengejar Lorenzo Melgarejo.

Emang siapa sih Lorenzo Melgarejo?

Melgarejo adalah salah satu pemain Benfica yang bersinar di Liga Europa musim kemarin. Pemain asal Paraguay berusia 22 tahun ini berposisi sebagai wing back yang bisa dimainkan juga sebagai winger. Sepertinya Brendan Rodgers mulai mencari opsi untuk melapis atau bahkan mungkin menggantikan Jose Enrique yang sering tampil ga konsisten.

Dana yang dimiliki The Reds sepertinya masih terbatas, oleh karena itu Rodgers berusaha meminjam Melgarejo dari Benfica dengan opsi kontrak permanen di akhir musim.  Rodgers yakin,  jika Melgarejo pindah ke EPL bakatnya akan jauh lebih terasah dan bisa lebih bersinar dibandingkan di Liga Portugal.

Liverpool termasuk salah satu tim yang harus memanfaatkan bursa transfer awal musim ini dengan sebaik-baiknya untuk membawa pemain-pemain berkualitas ke Anfield. Paling tidak Rodgers harus menambah opsi di barisan pertahanan,  midfield bahkan mungkin juga penyerang mengingat Luis Suarez sudah mulai lebay minta dijual.

We’ll see,

You’ll never walk alone

Transfer ‘Ngirit’ Terbaik Liverpool Sepanjang Masa

Liverpool FCTransfer pemain di liga-liga sepakbola Eropa memang sangat menarik perhatian.

Sebagai contoh, Fergie hanya keluar duit 12 jt Pound untuk mendapatkan Cristiano Ronaldo dari Sporting Lisbon tahun 2003.Tahun 2009, Real Madrid harus merogoh dana 80 juta Pound untuk memboyong CR7 ke Santiago Bernabeu. Yah CR7 memang sepadan dengan harganya.
Contoh lain adalah Zidane. Juve membayar Bordeaux 3.2juta Pound tahun 1992 untuk meraup 53juta Pound dari Madrid 9 tahun setelahnya.

Tapi seringnya harga mahal ga jaminan sang pemain akan bersinar dan membantu klub meraih level yang lebih tinggi. Ini terjadi juga di Anfield.

Kembali ke tahun Januari 1895, pembelian pertama LFC adalah Billy Dunlop. Bek kiri asal Skotlandia itu dibeli dari Paisley Abercorn seharga £35. Lebih dari 100 tahun kemudian, Januari 2011 Andy Carrol bergabung ke Anfield dengan nilai £35 JUTA!! Eks striker Newcastle United itu menjadi pembelian termahal sepanjang sejarah Liverpool dan juga menjadi pemain Inggris termahal hingga saat ini. Harga yang sama yang dikeluarkan Barcelona masing-masing untuk merekrut David Villa serta Cesc Fabregas. Tapi berbeda dengan Barca, Carroll ternyata hanyalah pembelian gagal buat Liverpool. Hanya 6 gol yang dia buat sejak Januari 2011.

Yah itu hanya satu bagian dari sejarah panjang Liverpool. Kalau menilik sejarah, Liverpool memiliki banyak pemain ‘best buy’ yang membantu The Reds membentuk namanya sekarang ini. Best buy maksud saya adalah harganya ‘murah’, prestasinya gemilang.

Berikut ini adalah 10 pemain dalam sejarah Liverpool yang masuk kategori ‘murah tapi prestasi gemilang’ tadi:

(1897) Jack Cox
Dibeli dari Blackpool tahun 1897 dengan harga hanya £150. Termasuk mahal karena rekor transfer klub tahun itu adalah £350.
Tampil dalam 360 pertandingan, winger ini mencetak 81 gol.

(1912) Elisha Scott
dibeli dengan nilai kurang dari £500 dari Linfield pada usia 17 tahun.
Scott menjelma menjadi kiper tangguh dan menjadi salah satu legenda The Reds. Dia telah 468 kali menjaga gawang Liverpool.
Kiper kelahiran Belfast 1894 ini juga menjadi kiper andalan Irlandia Utara dan telah mengantongi 31 caps untuk negaranya.
Elisha Scott masih memegang rekor sebagai pemain yang paling lama membela Liverpool (21 tahun, 51 hari)

(1939) Billy Liddell
Selama karirnya, Liddell hanya bermain untuk Liverpool.
Striker asal Skotlandia ini bergabung pada tahun 1939 pada umur 17 tahun.
Tampil sebanyak 534 dan mencetak 228 gol. Dia menjadi top skor Liverpool selama 8 musim berturut-turut di periode 1949 – 1958.
Liddellpool bisa dibilang menjadi legenda dan contoh bagi generasi-generasi muda The Reds berikutnya, khususya para striker.
Tapi sayangnya pasca Fowler, Owen sepertinya sekarang striker The Reds lainnya banyakan ‘beli jadi’ :(
sumber lain: http://en.wikipedia.org/wiki/Billy_Liddell

Trivia:
Yang merekomendasikan George Kay, manager Liverpool saat itu, untuk membeli LIddell adalah Sir Matt Busby.

Lho? Busby kan orang Manchester United?!
He he he, FYI semasa menjadi pemain bola, Matt Busby adalah bek sekaligus kapten Liverpool. Dan bisa dibilang lini belakang paling tangguh yang pernah dimiliki The Reds adalah ketika masa Busby bermain, bersama Jimmy McDougall dan Tom Bradshaw

(1952) Alan A’ Court
Direkrut Liverpool saat usianya masih 18 tahun dari klub Divisi II Prescot tahun 1952.
Winger kiri ini adalah pemain termuda yang mampu tampil dalam 200 pertandingan untuk Liverpool.
Tercatat umurnya baru 24 tahun 89 hari pada penampilan ke-200 nya bersama The Reds..
Total dia tampil sebanyaj 381 kali dan mencetak 63 gol. Alan menjadi bagian dari tim Bill Shankly yang membawa Liverpool kembali naik ke Divisi 1 Inggris (divisi utama saat itu) musim 1961-1962.
Sumber lain: http://en.wikipedia.org/wiki/Alan_A’Court

(1958) Roger Hunt
“Sir” Roger Hunt direkrut dengan harga murah (tapi dirahasiakan) dari klub amatir Stockton di kota Liverpool.
Kenapa ada tanda “”? Baca sendiri lah. Yang jelas hingga saat ini dia adalah satu-satunya pemain Liverpool yang mempunyai gelar ksatria.
Hunt tampil dalam 492 pertandingan dengan 286 gol. Saat dia pergi ke Bolton Wanderes tahun 1969, Hunt menjadi striker The Reds paling subur sampai masa-nya Ian Rush 23 tahun kemudian.
Untuk timnas, Hunt punya 34 caps dengan 18 gol. Dia menjadi satu-satunya pemain Liverpool saat Inggris menjadi juara dunia tahun 1966.
Sumber lain: http://en.wikipedia.org/wiki/Roger_Hunt

(1961) Ron Yeats
http://www.liverpoolfc.com/history/past-players/ron-yeats
http://en.wikipedia.org/wiki/Ron_Yeats
Defender asal Skotlandia ini didatangkan Bill Shankly ke Anfield tahun 1961 dari Dundee United.
Pada era emas Bill Shankly, The Colossus (julukan Yeats karena posturnya yang tinggi gede) menjadi kapten pertama Liverpool yang piala FA tahun 1965. Sebagai kapten, Yeats memberikan 2 gelar liga buat Liverpool di musim 1963-1964 dan 1965-1966.
Setelah 454 penampilan dan 16 gol, tahun 1971 Yeats meninggalkan Liverpool. Seiring dengan peremajaan yang dilakukan Bill Shankly untuk membentuk tim emas ke-2 nya.

(1967) Ray Clemence
http://www.liverpoolfc.com/history/past-players/ray-clemence
Direkrut dari Scunthorpe dengan harga hanya £18,000.
Ray Clemence adalah best of the best kiper yang pernah dimiliki oleh Liverpool. Dan hingga saat ini, dia memegang rekor sebagai kiper yang paling lama tampil untuk The Kop, 665 penampilan dalam 14 tahun.

(1977) Alan Hansen
http://www.liverpoolfc.com/history/past-players/alan-hansen
http://en.wikipedia.org/wiki/Alan_Hansen
Defender dari Skotlandia ini hanya dibandrol £100,000 saat Liverpool meminangnya dari Partick Thistle pada tahun 1977.

Dalam 15 musim membela The Reds, Hansen telah tampil dalam 620 game dan menyumbang 14 gol. Dan selama itu, dia membantu Liverpool memenangkan 8 trofi Liga Inggris, 3 piala Eropa (Piala Champions).
Hansen adalah kapten saat Liverpool meraih double domestik pertamanya saat memenangi Liga Inggris plus Piala Liga pada musim 1981-1982.

Trivia:
Tahun yang sama Liverpool juga mendatangkan pemarin Skotlandia lain yang juga menjadi legenda The Kop yaitu Kenny Dalglish dengan nilai transfer £440,000 dari Celtic. Pembelian Liverpool termahal tahun itu, but he’s worth more than the price.

(1980) Ian Rush
http://www.liverpoolfc.com/history/past-players/ian-rush
http://en.wikipedia.org/wiki/Ian_Rush
Top skor Liverpool sepanjang masa dengan 346 gol, berlum terpatahkan hingga saat ini.
Chester melepasnya Rush yang waktu itu berumur 18 tahun dengan harga hanya £300,000 dan menjadikannya sebagai remaja termahal di Liga Inggris saat itu. Musim 1983-84, Rushie mencetak total 47 gol, menjadikannya sebagai pemain Inggris Raya pertama yang mampu meraih Golden Boot Eropa.
Rekor klub lainnya adalah pencetak gol terbanyak FA Cup (39), League Cup (48). Pencetak gol terbanyak dalam satu musim untuk semua kompetisi (47, 1983-1984). Ronaldo nyaris menyamainya tahun 2007-08 dengan 42 gol sewaktu masih berseragam ManUtd.
Ian Rush sempat hijrah ke Juventus pada tahun 1987 tapi gagal bersinar di sana. Kebanyakan pemarin Inggris Raya bisa dibilang ga sukses di Italia. Liverpool kemudian mengontraknya kembali di musim 1988-1989 sampai dia pindah ke Leeds pada tahun 1996, saat dimana Robbie Fowler gantian bersinar.
Total, striker timnas Wales ini sudah 660 kali tampil membela The Reds.

(1999) Sami Hyypia
http://www.liverpoolfc.com/history/past-players/sami-hyypia
http://en.wikipedia.org/wiki/Sami_Hyypia
Ron Yeats pernah mengatakan bahwa Hyppia adalah “one of the best bits of business we’ve done over the years… a steal – a bargain…”
Kenapa? Bisa dibilang saat itu Hyppia bukanlah siapa-siapa. Liverpool hanya membayar £2.6 juta untuk mendatangkannya dari Willem II. Bandingkan £8 juta untuk menggaet Dietmar Hamann dari Newcastle pada tahun yang sama. Dan seperti halnya Ron Yeats, Hyppia menjelma menjadi tembok kokoh di lini belakang Liverpool. Trebel Piala Liga, Piala FA, UEFA Cup di musim 2000-2001 (menjadi kapten gantian dengan Fowler) dan juara Liga Champions 2004 adalah contoh sumbangan defender asal Finlandia ini.
Total dia tampil sebanyak 464 kali dan menyumbang 35 gol, jumlah yang fantastis untuk posisi seorang bek tengah.

Referensi:

  • http://www.lfchistory.net/
  • http://www.liverpoolfc.com/
  • http://en.wikipedia.org/wiki/100_Players_Who_Shook_The_Kop
  • http://www.transfermarkt.co.uk/en/liverpool-fc/transfers/verein_31_2012.html