Departure

Senin ini sama seperti biasanya. Jalan dari rumah untuk nyari ojek di depan komplek buat pergi ke stasiun Sudimara. Just when i got a text from Bang Heriyadi.

Istrinya Mas David semalam meninggal, jam 10 akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir.

*Deg* Inna Lillahi wa inna ilaihi raji’un…

Akhir April kemarin kami sempat menjenguk almarhumah di RS Bintaro. Menyaksikan dia bertarung dengan kanker tapi masih tetap tersenyum dan menyapa teman-teman suaminya ini.

Di pemakaman melihat si Kakak yang masih belum rela ditinggal almarhumah, sementara Mas David hanya bisa menyemangatinya untuk bisa ikhlas. Sementara beliau menenangkan 2 adiknya that seem to understand the situation yet.

“Ayah masih ada, Nak. Ibu sudah tenang beristirahat, relakan. Ayah masih ada”

Di tengah terik matahari di pemakaman, kata apa yang bisa terucap menyaksikan ini?

Selamat jalan, Mbak Putri
Mas David dan keluarga yang ditinggalkan semoga selalu diberikan ketabahan dan keikhalasan serta limpahan rahmat-Nya

This entry was posted in General by nuri. Bookmark the permalink.

About nuri

petting cats, writing codes and taking photos / bedroom dj / reading books and traveling / very happy finally visited Mecca and Kyoto :)