World Cup 2006, Day #1

Jerman 4 – 2 Kosta Rika

Bertempat di FIFA World Cup Stadium Munich, pertandingan pembuka ini menyuguhkan permainan yang menarik. Dengan penonton lebih dari 64 ribu orang Jerman menang besar 4-2 melawan Kosta Rika. Serunya pertandingan ini dapat dilihat dengan terciptanya 3 gol pada 17 menit pertama. Di awali oleh pergerakan bagus dari Philipp Lahm di sektor kanan Kosta Rika, bek muda Jerman ini mencetak gol di menit ke-6. 6 menit kemudia Paulo Wanchope menyamakan kedudukan. Gol kedua Jerman dicetak striker kelahiran Polandia, Miroslav Klose menit ke 17 memanfaatkan umpan Bastian Schweinsteiger. Kedudukan berakhir 2-1 hingga babak pertama usai.

Babak kedua, Lahm kembali bikin ulah. Umpan lambungnya tidak dapat diantisipasi oleh defender Kosta Rica dan langsung menuju Klose. Walaupun headingnya dapat digagalkan Porras, namun bola rebound langsung dimanfaatkan dengan baik. 3-1 untuk Jerman di menit 61. Dengan ini Klose telah mencetak 7 gol di final Piala Dunia. 5 gol lainnya dicetak di Piala Dunia 2002 dan semuanya melalui heading, hattrick saat Jerman menghajar Arab Saudi 8-0. 2 gol sisanya dicetak masing-masing saat Jerman menang 1-0 atas Irlandia, dan 2-0 atas Kamerun.

Pertandingan makin memanas saat Paulo Wanchope kembali mencetak gol dan membuat posisi 3-2 di menit 73. Jerman masih belum aman. Torsten Frings mengubah kedudukan menjadi 4-2 di menit 87. Midfielder yang akan menjadi rekan Klose di Bremen musim depan ini mencetak gol melalui tendangan jarak jauh yang langsung disambut gegap gempita pendukung tuan rumah.

Facts:
Miroslav Klose menjadi Man of The Match pada pertandingan pembuka.
Klose dan Wanchope sementara ini menjadi top skor dengan 2 gol.
Skor 4-2 untuk Jerman adalah rekor baru World Cup untuk skor terbesar pada pertandingan pembuka.
Hanya satu kartu kuning yang dikeluarkan pada pertandingan pembuka ini untuk Danny Fonseca di menit 31

Cuplikan dari media yang sering di sebut “basbang” :D
“Jerman yang sampai 15 menit pertama sudah melakukan 6 tendangan ke gawang lawan, ahirnya kembali memimpin. Menit 17 Bastian Schweinsteiger memberikan umpan matang kepada Miroslav Klose di depan gawang. Dengan tenang striker Munich itu menyodorkan bola ke gawang, dan kedudukan menjadi 2-1″
Ummm, sejak kapan Miroslav Klose maen buat Munich yah ? Setau saya selepas dari Kaiserslautern, Klose dikontrak Werder Bremen

Polandia 0 – 2 Ekuador

Berkaca pada debut penampilan mereka di Piala Dunia 2002, Ekuador kini bermain dengan lebih efisien. Kemenangan 2-0 atas Polandia pada laga pembuka ini memberikan kepercayaan diri pada mereka untuk dapat lolos ke babak selanjutnya. Pertandingan cukup keras dengan 3 kartu kuning dikeluarkan wasit. 1 untuk Polandia (Smoralek), 2 untuk Ekuador (Hurtado dan Mendez).

Agustin Delgado memang layak untuk menjadi Man of The Match pada pertandingan ini dengan 1 assist dan 1 gol. Striker yang mempunyai kemampuan kuat di bola-bola atas ini menunjukkan aksinya. Assistnya di menit 24 membuat Ekuador unggul 0-1 lewat gol Tenoria. Memanfaatkan umpan Ivan Kaviedes, tandemnya semasa di Barcelona de Guayaquil, Agustin memastikan kemenang 0-2 Ekuador atas Polandia di menit 80.

This entry was posted in General by nuri. Bookmark the permalink.

About nuri

a telco employee by day / at night pretend to be a dj / addicted to manga, anime, soccer / reading books and traveling / writing codes and taking photos / very happy finally visited Kyoto :)