World Cup 2006, Day #7

Ekuador 3 – 0 Kosta Rika
Tim debutan yang pertama kali membuat sejarah di Jerman kali ini adalah Ekuador. Tanpa pernah diduga sebelumnya kali ini dia menjadi jawara grup A. Menang 2-0 lawan Polandia dan 3-0 atas Kosta Rika membuat Ekuador unggul selisih gol atas favorit juara sekaligus tuan rumah Jerman.
Carlos Tenorio, Agustin Delgado and Ivan Kaviedes mencetak 3 gol kemenangan Ekuador atas Kosta Rika. Kemenangan ini memastikannya lolos ke putaran kedua bersama Jerman. Tinggal penentuan siapa juara grup dan siapa runner up di pertandingan terakhir tanggal 20 Juni nanti.
Rekor lain juga dipegang Agustin Delgado. Sampai Matchday 7 ini dia sudah menjadi 2 kali Man of the Match

Inggris 2 – 0 Trinidad & Tobago
Inggris, Inggris. Di pertandingan ke-dua inipun permainan rada membosankan kembali ditampilkan. Tidak ada penetrasi ke kotak penalti dah bahkan gawang Paul Robinson nyaris kebobolan jika saja kapten Chelsea tidak ada di sana. John Terry menggagalkan peluang emas TnT setelah berhasil membuang bola sundulan Stern John yang sudah berada di mulut gawang. Striker Conventry itu nyaris saja membuat bencana bagi Inggris.
Menguasai ball possession lebih dari 50%, Inggris sangat kesulitan menembus Tnt. Dah bahkan sempat kelabakan akibat serangan balik yang digalang Soca Warriors dengan cepat. Lampard seperti biasanya melakukan tembakan-tembakan dari luar kotak penalti namun tidak membawa hasil. Crouch beberapa kali membuang peluang. Termasuk usaha tendangan bicycle kick dan umpan Beckham di menit pertama yang gagal ditendangan dengan baik, padahal Shaka Hislop sudah salah posisi saat itu. Mungkin karena tungkainya terlalu panjang :D
Sebel juga nontonnya, saya berharap salah satu dari Gerrard atau Lampard ditarik keluar dan digantikan Aaron Lennon. Kemudian Owen diganti Theo Walcott. Oh iya, saya nyaris lupa kalo Owen diturunkan di partai ini :P Abis ga ada kontribusinya sih, cuman 1 sundulan di menit kedua. Dan setelah itu dia langsung ditarik keluar, digantikan oleh Wayne Rooney yang langsung membuat Nuremberg bergemuruh. Wah kok Rooney? Aaron Lennon menyusul masuk lapangan menggantikan Jamie carragher. 2-5-3.
Saya agak was-was karena Sven sepertinya memaksa menurunkan Rooney. He’s not in 100%, but England need him badly. Setelah beberapa menit akhirnya saya dapat memahaminya. Psy War dari Sven buat TnT. Lennon langsung menggebrak dari sisi kiri pertahanan TnT masuk ke kotak penalti. Hal yang nyaris tidak pernah dilakukan selama 60 menit sebelumnya. Dan bek TnT pun mulai gugup tiap kali Rooney “berlari-lari” dan langsung menjaga ketat striker MU ini. Menit 74 Downing masuk menggantikan Joe Cole. Permainan makin menarik. Inggris menjadi lebih hidup sebagaimana semestinya sementara serangan balik TnT masih merepotkan trio Ashley Cole-Terry-Ferdinand.
Dan melalui sebuah umpan manis yang menjadi trademark Beckham, gol pertama Inggris pun tercipta. Di menit 82 dari sebelah daerah pertahanan TnT, kapten Inggris itu mengirimkan crossing ke tiang jauh dan langsung disambar Crouch. No Mr. Roboto Dance, tapi cukup untuk membuat Sven tersenyum lega. Oh iya ini gol pertama Inggris di Jerman. Karena di pertandingan pertama kan yang bikin gol bukan pemain Inggris :P
Pasca gol ini, TnT merubah permainan. Target menahan imbang Inggris 0-0 tidak tercapai. Mereka bermain all out dengan menempatkan hampir seluruh pemain di posisi menyerang. Nothing to lose buat mereka. Stern John kembali nyaris membuat bencana.
Menit 91 Nuremberg kembali bergemuruh. Shaka Hislop terpaksa harus memungut bola akibat tendangan keras Super G. Dia sudah merasakan 2x kerasnya tendangan kapten Liverpool itu di final FA Cup. Jadi tidak banyak yang bisa dia lakukan kali ini untuk menahan Steven Gerrard.
2-0 hasil akhir untuk Inggris. David Beckham menjadi Man of the Match atas kontribusinya selama pertandingan termasuk assist untuk Crouching Tiger. Duo Liverpool menjadi pahlawan.

Swedia 1 – 0 Paraguay
Rasa frustrasi nyaris melanda seluruh tim Swedia pada pertandingan ke-dua ini. Jika sebelumnya Shaka Hislop membuat seluruh serbuan wakil Skandinavia ini sia-sia. Malam ini kejadian serupa nyaris terjadi. Bintang Seri A, Zlatan Ibrahimovich tidak tampil begitu baik. Babak kedua dia langsung digantikan oleh Marcus Allback. Mantan stiker Aston Villa ini nyaris mencetak gol setelah tendangan lambungnya tidak dapat diantisipasi kiper Paraguay tang terlalu maju. Beruntung ada pemain nomor 21 yang masih sempat menyapu bola. Mungkin sebelunya dia nonton John Terry waktu melakukan penyelamatan :P
Dan deadlock itupun pecah saat Ljunberg mencetak satu-satunya gol di menit 89. Pemain Arsenal ini juga menjadi Man of the Match

This entry was posted in General by nuri. Bookmark the permalink.

About nuri

petting cats, writing codes and taking photos / bedroom dj / reading books and traveling / very happy finally visited Mecca and Kyoto :)