World Cup 2006, Day #10

Jepang 0 – 0 Kroasia
Kawaguchi menjadi pahlawan Jepang saat berhasil menggagalkan tendangan penalti Srna. Kesempatan Kroasia untuk mendapatkan 3 angka sirna sudah. Dado Prso diganjal kapten Miyamoto di kotak penalti di menit 22. Kedudukan akhir tetap 0-0 untuk kedua tim. Hide Nakata menjadi Man of The Match.

Brazil 2 – 0 Australia
Brazil Brazil … kembali bermain mengecewakan. Tim yang mungkin dihuni pemain sepakbola terbaik di planet ini sama sekali tidak bermain seperti titelnya itu. Melawan pertahanan Australia yang tampil solid membuat Brazil nyaris frustasi. Pemain terbaik dunia, Ronaldinho, tidak berkutik akibat kawalan Bret Emerton. Sementara Cafu dan Carlos juga ga bisa menembus dari sayap karena sudah ditutup oleh Jason Kulina dan Sterjovski. Taktik Guus Hiddink ini berjalan baik di babak pertama. 0-0, bahkan Ronaldo dan Cafu sudah mendapat kartu kuning. Namun karena bermain terlalu defensif, Australia juga susah untuk menciptakan peluang.
Ronaldo yang penampilannya terus menuai kritik memberikan assist ke Adriano. Tendangan kaki kirinya menjebol gawang Australia. Kerjasama cantik antara 2 pemain Inter Milan (Ronaldo sudah mantan ding ) Gol tersebut sepertinya menjadi triger Australia untuk bermain menyerang.
Tendangan jarak jauh Sterjovski hanya kena tiang gawang. Kewell gagal menciptakan gol dari 2 peluang yang dimilikinya. Viduka dan Kewell seperti mau bernostalgia semasa di Leeds United. Sayang tendangan lambung Viduka memanfaatkan umpan pemain Liverpool itu hanya nangkring di atas gawang. Padahal Dida sudah salah posisi.
Brazil menyerang balik. Tendangan jarak jauh Kaka berhasil ditangkap Schwarzer. Gawang kiper Middlesbrough itu nyaris bobol lagi akibat ulah Robinho. Mark Bresciano sempat menciptakan peluang namun berhasil digagalkan Dida. Walaupun terus dikurung, Australia masih berusaha fight. Viduka bahkan sempat mengancam gawang Dida di 10 menit terakhir pertandingan. Agaknya mereka berharap bisa membalik kedudukan seperti waktu melawan Jepang.
Namun bagaimanapun, lawan mereka bukan Jepang. Pas di menit 90, Fred mencetak gol me-rebound tendangan Robinho yang membentur gawang. Man of the Match kali ini adalah Ze Roberto.

Perancis 1 – 1 Korea Selatan
Perancis akhirnya mencetak golllll
Masa mandul mereka berakhir sudah.
Perancis tampil menjanjikan di awal babak pertama. Memanfaatkan bola pantul hasil tendangan Wiltord, Henry mencetak gol di menit 9. Perancis terus menekan hingga akhir babak pertama. Satu-satunya peluang Korea di babak pertama saat tendangan bebas Lee Chun Soo hanya melebar tipis dari sasaran. Barthez hanya bisa bengong.
Babak kedua, Taeguk Warriors berusaha membalas. Hasilnya di menit 81, Park Ji-Sung membuyarkan mimpi Perancis meraih kemenangan pertama. Umpan silang pemain Wolverhampton Seol Ki-Hyeon dari sisi kanan disundul Cho Jin-Jae. Bola kemudian jatuh ke Park Ji-Sung. Gelandang Manchester United itupun langsung men-chop melewati Barthez dan Gallas. 1-1.
Ji-Sung menjadi Man of The Match sekaligus sementara membawa Korea Selatan menjuarai grup G. Perancis di urutan 2 dengan 2 poin. Namun pertandingan antara Togo-Swiss nanti bisa saja membuat posisi Perancis makin melorot.
Zidane menerima kartu kuning kedua yang membuatnya tidak bisa ikut di pertandingan penentuan antara Perancis-Togo. Bisa jadi pertandingan malam ini adalah pertandingan terakhir baginya.

This entry was posted in General by nuri. Bookmark the permalink.

About nuri

petting cats, writing codes and taking photos / bedroom dj / reading books and traveling / very happy finally visited Mecca and Kyoto :)