Pssst, Nikon Bikin Smartphone

minions_what

Sebentar, kalau Samsung -> kamera … fine. Sebagai raksasa elektronik, selain bikin kulkas-ac-tv-stereo system, Samsung sudah lama bikin kamera poket. Jadi kalau mereka bikin mirrorless ILC disuntik Android kayanya ga heboh-heboh banget. Sony did that also.

Lha kalo Nikon? Gimana ceritanya?

Tidak bisa dipungkiri bahwa pasar kamere poket a.k.a point-shoot dah mulai menurun, or might be dying even for the mighty Nikon. Semuanya pada kegerus oleh tingkat pertumbahan camera-phone yang sangat-sangat dratis naiknya.

0650603bd58144c6af1133cc6c6aa319_6Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, Presdir Nikon Makoto Kimura menyampaikan
“Jumlah orang yang mengambil foto meningkat sangat tajam seiring pertumbuhan penggunaan smartphone yang tahu kemarin diperkirakan terjual 750 juta unit. Dan angka itu terus bertambah.”

Menurut Camera & Imaging Products Association di Tokyo, penjualan kamera poket secara global pada bulan Mei ini turun hingga 48% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara SLR 6%. Dan Nikon sendiri cukup merasakan akibatnya karena menurut proyeksi mereka, pasar kamera poket mereka akan mengalami penurunan sebanyak 12% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kalau lihat di JPC Kemang, Nikon Coolpix sendiri dijual mulai harga 800-ribuan lho.

Sementara itu lihat saja spesifikasi Nokia Lumia 1020. PureView 41 MP sensor dengan Optical Image Stabilization (OIS), lensa Zeiss lengkap dengan Xenon Flash bahkan LED untuk rekam video.

“Pertumbuhan mobile devices yang sangat cepat telah merubah lingkungan bisnis kami,” kata Kimura. “Langkah ke depan kami adalah untuk menemukan jawaban atas tantangan ini.”

Terkait dengan hal di atas Kimura menambahkan “Kami ingin menciptakan produk yang akan mengubah konsep kamera. Ini bisa menjadi produk non-camera-consumer.”. Kalimat yang cukup menggoda buat digosipin walau Kimura menyangkal bahwa Nikon sedang membuat sebuah smartphone.

Jadi, bakal seperti apa senjata rahasia dari Nikon ini?
Beneran ga Nikon bakal bikin smartphone? Semoga sih penampilannya ga bikin ilfil kaya Galaxy S4 Zoom :)

nikon_logo-athoti

Ref:

Food Through My Phone

Jakarta hujan, ga bisa pulang cepat deh.

Selain  karena ga punya jas hujan (hehehhe :P) juga kondisi jalanan yang sedang licin-licinnya

Jadi yah iseng-iseng ajah postin blog foto-foto ginian. Pokoknya tentang gituan deh :P

Kantin Pariwisata

Nah ini warung pecel di kompleks kementrian pariwisata seberang City Plasa

hamachi sashimi

Ini Hamachi Sashimi di warung sushi lantai dasar City Plasa ^_^

salmon teriyaki

salmon teriyaki, masih di warung sushi sama seperti foto di atas

tako sushi & salmon sashimi

ini di Sushigroove Gran Indonesia. Mengecewakan banget sushi sashiminya ga kaya sebelum-sebelumnya. Kepalan shari-nya sih gedean, tapi neta nya tipis buanget. Kalo kamu pesan tuna/salmon nigiri, wah bisa kelihatan tuh shari-nya

pecel - iwak pindang

my mom used to cook me this. simple and healthy :) semoga saya masih bisa pulang mudik tahun ini n merasakan nikmatnya makanan ibu.

 

D’oh.

Mendadak laper berat….

Jakarta Night Festival 2013

What is it all about?

So, to celebrate Jakarta’s 486th anniversary (June 22), the capital city will held several major events.
From annual event like Jakarta Great Sale, Jakarta Fair, Jakarnaval, Abang None beauty pageant and introduce new event called Jakarta Night Festival.

Jakarta Night Festival (JNF) itself is not actually new. Jokowi-Ahok introduced it on new year eve 2012-2013 as Jakarta Car Free Night. There was also similar event called as Malam Muda Mudi in the Ali Sadikin era.

During JNF, Sudirman-Thamrin-Monas was closed down from 6pm to midnight (some said until 2am). There were stages along the road from Slank, Jamrud, Steven & The Coconut Trees, Jazz – Dangdut – Blues – campursari – disco and also keroncong :)

Main stage was at Monas area where OVJ performed as well as Kotak and Bondan & Fade2Black.

These are some photos taken with my iPhone…

 

[nggallery id=32]

Smartphone dan China 2013

Jika ada gadget baru, smartphone baru, paka acuan yang akan digunakan untuk indikator sukses apa tidaknya selama ini adalah pasar Amerika. Entah itu berupa statistik, analisa pasar, tren dan sebagainya. Kenapa? Karena selama ini dianggap bahwa Amerika adalah negara dengan pengguna smartphone terbanyak di dunia.

Berikut ini adalah data analisa dari Flurry.com terkait dengan hal di atas.

Namun hal tersebut sepertinya tidak akan lama lagi.

Masih menurut data analisa Flurry, China akan mengambil alih posisi Amerika sebagai negara dengan pengguna Android dan iOS terbanyak pada kuartal pertama 2013 nanti. Saat ini posisi China dengan Amerika terpaut sekitar 14 juta smartphone. Namun dengan tingkat pertumbuhan yang nyaris 300%, statistik akan berubah seperti di bawah ini.

Flurry menggunakan data dari sekitar 250 ribu aplikasi dari kedua O/S tersebut dan diklaim mampu mendeteksi sekitar 90% active device yang menggunakan iOS ataupun Android di dunia.

Jika mengacu ke analisa Gartner sampai akhir Q3, smartphone Android masih memimpin dengan 72.4% penetrasi. iOS tertinggal jauh di posisi nomor dua dengan hanya 13.9%. Tapi total keduanya ini sudah mencapai 86% dari total smartphone yang ada.

Sepertinya tidak hanya soal Android dan iOS saja, China kemungkinan bisa mengambil alih posisi di platform lainnya. Katakanlah Microsoft Windows Phone yang sepertinya mulai siap-siap take off di Q1 2013. Saya sendiri sih agak persimis dengan Bada ataupun Symbian.

Referensi:

Android, masih raja O/S mobile device

Jadi, dari statistik yang dibuat oleh comScore, Android masih menduduki kursi tertinggi di pasar sistem operasi untuk smartphone/mobile device sampai dengan semester I 2012. Dan seiring dengan itu, Samsung juga diuntungkan dengan menjadi pabrikan smartphone paling top saat ini.

Lho, kok Samsung? Bukan Nokia?
Nokia? Nokia itu apa yah? ^_^

Yah simbiosis mutualisme, sih. Android ga akan meledak kalo ga ada produsen seperti Samsung ini, sebaliknya Samsung ga akan bisa nendang Nokia ke laut kalau ga punya O/S yang sangat-sangat kompetitif. Paling tidak untuk bersaing dengan iOS-nya Apple.

Berikut ini beberapa statistik dari comScore untuk pasar Amerika Serikat:

comScore Reports June 2012 U.S. Mobile Subscriber Market Share

Jika diperhatikan dari statistik di atas, Apple dan HTC justru mencatatankan tren positif. Sementara Samsung justru turun 0.4%. Samsung juga masih susah untuk dilampaui pesaing terdekatnya, karena selisih angka antara Samsung dengan LG masih cukup besar.

comScore Reports June 2012 U.S. Mobile Subscriber Market Share

Dari sisi platform, iOS tingkat pertumbuhannya justru lebih tinggi dibandingkan Android dengan selisih lebih dari 2x. Sementara RIM mencatatkan tingkat pertumbuhan yang paling menyedihkan dibandingkan semua kontestan.

referensi:
comScore Reports June 2012 U.S. Mobile Subscriber Market Share

Nielsen: Pengguna Smartphone di Asia Pasific Meningkat

Sebuah penelitian Smartphone Insights Study dari Nielsen baru-baru ini menyatakan adanya pertumbuhan pengguna smartphone yang cukup signifikan di kawasan Asia Pasifik. Studi yang diadakan di 39 pasar global (13 di antaranya di Asia Pasifik) menitik beratkan pada penggunaan internet melalui smartphone khususnya jejaring sosial dan pencarian internet.

Dari penelitian tersebut, pengguna smartphone di Jepang menduduki peringkat tertinggi yaitu 86%. Artinya sekitar 9 dari 10 pengguna di Jepang mengakses internet via smartphone-nya. Sementara di Korea ada 80% dan Hongkong 76%. Untuk jejaring sosial, sekitar 76% pengguna mengakses via mobile dan Malaysia 74%.

Popularitas smartphone ini juga mendongkrak angka penggunaan layanan berbasis lokasi (LBS/Location Based Service) di Asia Pasifik. Korea menduduki peringkat teratas penggunaan LBS via smartphone dengan angka 59%. kemudian diikuti oleh Jepang dengan 56% serta Hongkong dan Taiwan yang sama-sama mencatatkan angka 53% pengguna.

Pengguna Mobile app, Korea dan Jepang 81%. Tentu saja app paling populer adalah game :) Kecuali di Indonesia yang justru musik serta jejaring sosial yang lebih populer.

Dengan angka share market (smartphone dan penggunaannya) di atas, potensi Mobile Advertising di Asia ini sangat-sangat besar. Cuman sayangnya, sepertinya belum banyak pengiklan yang melihat hal ini. Padahal jumlah smartphone di Asia Pasifik sekarang sudah melebihi jumlah not-so-smartphone yang ada lho :P (ok, it’s called featured phone usually :P)

Terkait dengan mobile advertising, sekitar 77% pengguna di Cina menerima iklan di smartphone mereka sebulan terakhir. Disusul Malaysia (74%), Korea dan Hongkong (66%). Frekuensi paparan mobile advertising tertinggi ada di Jepang sekitar 74% dan Hongkong 65% penggunanya kena iklan setidaknya sekali sehari.

Berikut ini adalah beberapa statistik terkait penelitian Nielsen di atas.
Dikutip dari asiamediajournal.com

courtesy www.asiamediajournal.com

courtesy www.asiamediajournal.com

Referensi: