Hi, i am Nuri. Just another IT guy working on fintech and telco at Jakarta, Indonesia. While tech stuff became my daily breakfast, i also love to travel around the globe and taking photos also. I DJ on my spare time while dealing with any mess my 9 cats made at home :)
Buat para penggemar bola terutama liga Inggris, hampir tidak mungkin tidak mengenal nama Ryan Giggs. Winger Manchester United asal Wales ini sudah menjadi legenda hidup Liga Inggris. Dan di Manchester United bisa dibilang cuman ada 2 nama sekarang, Sir Alex Ferguson sendiri dan Ryan Giggs.
Membela MU sejak tahun 1990 saat masih berusia 17, Giggs sudah mempersembahkan 12 gelar juara Liga Inggris, 4 FA Cup, 4 Piala Liga dan 8 Community Shield. Di kompetisi internasional, Giggs bersama MU telah meraih 2 gelar Liga Champions, 1 Piala Super, 1 Piala Interkontinental dan 1 Piala Dunia Antar Klub.
image courtesy of bbc.co.uk
Selain itu Giggsy juga punya rekor lainya. Bisa dibilang dia adalah satu-satunya pemain Liga Inggris yang selalu mencetak gol di setiap musimnya selama … 23 musim berturut-turut. Dia juga menjadi satu-satunya pemain yang selalu mencetak gol di 16 penampilan Liga Champions yang berbeda. Giggs tidak pernah dikartu merah selama membela Manchester United.
Dari 931 kali penampilannya untuk Setan Merah di semua ajang kompetisi, Giggs sudah mencetak 168 gol. Dan golnya saat semi final Piala FA tahun 1999 melawan Arsenal masih menjadi salah satu gol spektakuler sepanjang masa. Selain telah memperpanjang kontrak yang akan membuatnya tetap di Old Trafford hingga Juni 2014, kabarnya Sir Alex sudah nawarin Giggs untuk menjadi pelatih saat dia pensiun nanti. Well, kita lihat saja nanti. Ole Gunnar Solksjaer cukup sukses jadi pelatih setelah sempat menjadi asisten Sir Alex di Old Trafford.
image courtesy of talksport.co.uk
Pertandingan Liga Champions 2012-2013 melawan Real Madrid nanti akan menjadi penampilan Giggs yang ke-1000 kali nya untuk MU.
Maybe the best team win.
But I wish it will be the team in red ^_^
Di era kepemimpinan Marissa Meyer, Yahoo mulai melakukan beberapa langkah perubahan yang bisa dibilang cukup ekstrim.
Yang masih hangat beritanya adalah soal ditiadakannya lagi budaya “work-from-home”. Pegawai Yahoo harus kerja on site di kantor.
Kemudian yang cukup menjadi berita dan jadi judul postingan ini, Yahoo mulai bersih-bersih layanan yang dianggap tidak memberikan keuntungan lagi. Daftar bersih-bersihnya lumayan banyak. Tercatat layanan seperti Avatars, Yahoo BlackBerry app, Clues, Yahoo App search, Yahoo Sports IQ dan Message Boards akan dimatikan per tanggal 1 April 2013. 2 minggu setelahnya yang akan menyusul wafat adalah Updates API. Wah, semoga bukan April Mop nih π
Ultimately, weβre making these changes in an effort to sharpen our focus. By continuing to hone in on our core products and experiences, weβll be able to make our existing products the very best they can be.
Dengan kata lain, layanan itu ga menguntungkan, malah bikin pengeluaran sia-sia karena maintenance tetap harus dilakukan sementara pemasukan tidak ada. Jadi mereka akan konsentrasi ke layanan yang jelas-jelas layak untuk diurusin saja.
Yah harusnya memang seperti itu sih. Layanan yang jelas-jelas setelah ditinjau ulang tidak profit dan malah tetap bikin kantong opex bocor terus harusnya ditutup saja. Jangan malah dipiara sekedar mempertahankan kuantitas item di “product portfolio” saja. Hmm, kok jadi harus ngelihat ke dapur sendiri ya? He he he π
Google did the same. Masih ingat Google Wave? Google Sync bahkan beberapa fitur di Google Calendar juga banyak yang di-terminate lho. Dan masih banyak produk Google lainnya, apalagi yang masih di Labs.
Silver Lining Playbooks adalah film yang wajib kamu tonton.
Keberuntungan saya waktu nonton film ini adalah, i know nothing about it. Sempat dengar sih kalo Silver Lining dapat nominasi/penghargaan sebelumnya. But that’s it. No review kind of stuff i used to do before watching a movie. Dan hasilnya? Puas!
Jadi ini film drama, ada unsur romantisme dan juga komedinya. Dibintangi oleh Brandley Copper (The A Team, Limitless, Hangover 1 & 2) sebagai Pat Jr., Jennifer Lawrence (The Hunger Game) sebagai Tiffany. Peran pembantunya ada Robert De Niro & Jacki Weaver sebagai ayah dan ibu-nya Pat. Semua dapat nominasi Oscar lho, dan Jennifer menang sebagai aktris terbaik.
Pat mengalami trauma rumah tangga karena mendapati istrinya, Nikki, selingkuh dengan rekan kerjanya. Sebagai akibatnya Pat masuk rumah sakit jiwa sampai akhirnya dia boleh pulang kembali ke rumah. Di sini dia harus berjuang dengan obsesinya untuk rujuk dengan Nikkia, menghadapi bapaknya yang kecanduan judi bola serta permasalahan kejiwaannya karena dia divonis mengidap bipolar disorder. Kepribadian ganda.
Satu saat, Pat diajak makan malam oleh sahabatnya Ronnie dan Veronica (yang ternyata diam-diam juga mengalami masalah rumah tangga). Dan di sana dia bertemu dengan Tiffany, adik Veronica yang ternyata juga sedang dalam rehabilitasi masalah kejiwaan juga setelah ditinggal mati oleh suaminya secara tragis. Dan dari sini lah romantisme maupun komedinya mulai bergulir π
Seperti halnya film-film drama, kerumitan mulai muncul. Tiffany yang sebelumnya maksa Pat buat bantuin dia rehab dengan cara jadi partner menari mulai menaruh hati. Pat masih sibuk dengan imajinasinya soal Nikki. Sementara itu bapaknya mulai hilang akal dengan mempertaruhkan semua duit yang dia punya yang awalnya untuk bikin restoran ke pertandingan terakhir The Eagles musim itu. Dan taruhan ini melibatkan tarian Pat dan Tiffany.
Tonton sendiri deh dari pada spoiler lebih jauh di sini π He he he he….
Catatan:
Karena peran pembantu dan durasinya ga banyak, Chris Tucker jadi ga bisa bawel di sini π Bandingin dengan bawelnya dia di Rush Hour bareng Jacky Chan deh. Trus gitu jedi gemuk sekarang π
Jen Lawrence kalo dibandingin di Hunger Game di sini agak chubby pipinya. But she’s hot man, saya baru ngeh kalo dia yang meranin Raven/Mystique di X-Men First Class. Sapa nyangka, abis serba biru gitu walo aww.. π Jadi buat kamu yang suka heboh sendiri bilang pipi bulet/chubby, dont worry. You’re hot actually π Kita tunggu aksinya nanti di Catching Fire
Silver Linings Playbook
Sutradara: David O. Russell
Penghargaan:
BFCA Critics’ Choice Award for Best Comedy
Golden Globe Award for Best Actress – Musical or Comedy Film
BFCA Critics’ Choice Award for Best Acting Ensemble
BAFTA Award for Best Screenplay Adapted
Screen Actors Guild Award for Outstanding Performance by a Female Actor in a Leading Role
Satellite Award for Best Film β Drama
Satellite Award for Best Editing
Satellite Award for Best Actress β Motion Picture Drama
Satellite Award for Best Director
National Board of Review Award for Best Actor
BFCA Critics’ Choice Award for Best Actress in a Comedy
Satellite Award for Best Actor β Motion Picture Drama
BFCA Critics’ Choice Award for Best Actor in a Comedy
Finally, I could get up from my bed. But still there’s like tons of hammers knocking out my head. Arrghh..
Anyway, ada yang tau dan pakai Evernote? Masa ga tau sih? Kalo menurut saya, Evernote itu adalah salah satu must-have-app in your computer n specially mobile devices lho π
Evernote itu adalah sebuah aplikasi yang fungsi utamanya untuk note-taking, catat mencatat dan archiving. Note nya tadi ga harus teks lho, bisa beruba full webpage atau potongan webpage ^_^, voice memo. Bisa juga berupa attachment file. Note-note tadi bisa kamu kelompokkan berdasarkan grup, tag, comments dan beberapa kombinasi lainnya. It will be saved on local storage but synced up to the cloud. Jadi berguna banget (paling ga buat saya). Bikin note di Mac, tapi pas mobile bisa view di iPhone/iPad atau via web browser.
Jangan kuatir, Evernote ini multiplatform. Kalian mau pake device OS X, iOS, Chrome OS, Android, Microsoft Windows, Windows Phone bahkan BlackBerry pun juga bisa.
Nah, terkait dengan Evernote di atas, ada masalah yang cukup penting minggu ini yang membuat Evernote mengeluatkan rilis baru aplikasi yang intinya sih berupa patch supaya para penggunanya segera melakukan update password mereka. 50juta user harus update passwordnya segera. Ck ck ck
Lho? Kenapa memangnya?
Mengutip berita dari blognya, Akhir Februari 2013 kemarin tim operasional Evernote menemukan ada kegiatan mencurigakan yang meneyerang jaringan mereka dan berusaha untuk mengakses bagian vital dari layanan mereka. Nah untuk melakukan pencegahan terhadapat kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan terutama terkait dengan data “catatan-catatan” para penggunanya, Evernote memutuskan supaya semua penggunanya (iya, yang 50 juta itu) untuk merubah passwordnya.
Nah, buat kamu para pengguna Evernote sudahkah melakukan update app dan tentu saja update password? Do it ASAP.
Sebagai catatan juga terkait password, ini textbook banget sih terkait security 101
Avoid using simple passwords based on dictionary words
Never use the same password on multiple sites or services
Never click on ‘reset password’ requests in emails β instead go directly to the service
Mestinya sih banyak yang pada tahu yah π
Jadi Song Pop itu adalah game tebak lagu di Facebook buatan FreshPlanet. Selain di Facebook, SongPop juga bikin mobile app-nya untuk iOS dan Android.
Cara mainnya sih gampang. Pilih lawan kamu dari friendlist facebook, pilih genre musik, nanti akan ada 5 lagu yang harus kamu dengerin selama beberapa detik dan tebak judul lagu atau nama penyanyinya.
Sederhana kan?Β Yoi, kesederhanaan ini yang justru membuat sukses game-game di jejaring sosial.
Nah, kali ini kita ga akan membahas gimana cara bermain SongPopΒ yang baik dan benar sesuai dengan tangga lagu billboard. Kali ini mari kita ngomongin mengenai isi dapur FreshPlanet, bagaimana mereka running SongPop ini.
Menurut data dari AppData (eh berima :P) SongPop FacebookApp mempunyai lebih dari 11,3 juta monthly active users (MAU). Daily active users (DAU) sendiri dah di atas angka 2 juta, dan game ini baru diluncurkan sekitar Mei 2012 kemarin. Belum ada setahun danΒ belum termasuk yang dari iOS ataupun Android Client. Nah silakan berhitung deh.
Nah, gimana sih caranya si FreshPlanet ini handle trafik game yang sebesar itu?
Di Wikufest 2013 kemarin ada adik kelas yang bertanya ke saya gimana caranya bikin layanan sosial media yang proper. Tapi karena saya belum tahu konsepnya dan cuman dapat info kalau dia ingin doing everything all in, saya cuman mengajukan pertanyaan dasar terkait infrastruktur dulu. Dan sepertinya pertanyaan saya tadi cukup membuatnya berhitung dengan serius π *baru soal foto doang sih, belum ke yang lain-lain :P*
Oke, kembali ke laptop.
FreshPlanet infrastrukturnya menggunakan Google App Engine (GAE) dan Google Cloud Storage. Di tahun 2013 ini, ga jaman harus bangun infrastruktur sendiri untuk semua hal. Buat yang ikutan kelas CloudComputingnya si Dondy harusnya dah dapat gambaran yah.
Nah GAE ini sudah bukan kategori IaaS tapi lebih ke arah PaaS. Dengan memanfaatkan GAE ini, FreshPlanet mampu membuat Song Pop untuk dapat autoscale (baca: auto) hingga 60 juta user, 1 juta DAU, 17TB/hari delivery content (tentu saja lagu dan gambar), 10,000+ query/detik. Song Pop sendiri dihandle oleh “cuman” 6 orang, dan cuman 1 saja yang kerja fulltime ngurusin backend-nya.
Mengutip wawancara Zafir Khan dari GoogleAppEngine dengan Olivier Michon dan Alexis Hanicotte dari FreshPlanet ada beberapa tips yang mereka terapkan untuk optimalisasi dan tentunya skalabilitas si Song Pop itu sendiri. Diantaranya:
Denormalisasi: data user Song Pop tersebar di bermacam model, tapi tetap koleksinya di pool di satu tempat untuk mengurangi read latency. Caching: Masih nyambung soal denormalisasi, data lawan main kita akan di cache. Jadi sistem ga akan selalu melakukan “query” ke user data cuman buat tau lawan main kita itu sapa ajah. Analoginya, query sekali, cache, query lagi kalo ada trigger cachenya tadi sudah obsolete/expired. FreshPlanet menggunakan Memcache untuk 2 hal di atas. Memcache itu fitur di GAE kok, dan orang-orang FreshPlanet menggunakan Python API-nya GAE buat kebutuhan ini. Hayo hayo pada belajar Python sana. It’s a fun languange. Strategi: Iyah, bikin aplikasi itu harus ada strateginya. Apalagi kalau aplikasinya tadi bukan sekedar one-time asal jadi doang. Memilih GAE, beli premier support dari Google untuk kebutuhan GAE-nya tadi adalah salah satu strategi FreshPlanet untuk SongPop. Ceritanya saat DAU Song Pop mencapai angka 1 juta, query Datastore (yang digunakan untuk mencari lawan main secara acak) mulai lemot dan banyak timeoutnya. Untuk beresin ini, FreshPlanet menentukan deadline dan aktivitas fallback sistemnya, kemudian dengan bantuan Premier support melakukan tracing dan identifikasi yang bikin lemot query Datastore tadi apa. Dan seperti disebutkan di wawancara tersebut, masalahnya ternyata karena Datastore bergantung ke berbagai macam properti. Walaupun sudah di-index, tetap saja jumlah kebanyakan. Solusi yang muncul akhirnya ada opsi mau nambah sebuah composite index yang berisi semua properti yang dibutuhkan atau menggabungkan properti-properti tadi jadi satu. Content Delivery: masih hosting static content dan ‘dynamic content’ atau apps di satu server yang sama? Satu mountpoint, LUN, directory yang sama? Nah coba baca-baca soal CDN (Content Delivery Network) deh π Song Pop menggunakan Google Cloud Storage untuk serving lagu dan gambar dengan lebih dimanapun si user tadi berada. Jadi kalau kita main di Indonesia, sample lagu-nya ga harus kita download langsung dari server di Amerika sana misalnya π
Detilnya wawancaranya bisa dibaca sendiri di sini deh. Walau jika dibaca keseluruhan hampir ga ada detil teknis howto-nya, tapi konsep yang disinggung di sini seru banget.
Waktu Wikufest2012, saya menyinggung tentang trend mobile device dan juga ngomporin adik-adik untuk lebih banyak ngoprek mobile app. Mobile device tetap menjadi booming dan sepertinya makin menjadi dengan diluncurkannya banyak produk di quartal pertama 2013 ini.
Dari Mobile World Congress 2013 di Barcelona, Mozilla memulai debutnya.
Nah kebetulan juga di Wikufest2013, ada beberapa representatif Mozilla Indonesia yang menjadi pembicara. Entah seberapa jauh mereka nowel-nowel soal FirefoxOS. Yang jelas sih gelaran Firefox App Day pertama di Indonesia dilakukan tepat seminggunya. Kalau sebelumnya para peserta cuman bisa bayangin OSnya seperti apa via simulator(atau ngoprek ndiri masang B2G di handset android-nya). Now it’s real.
The OS, The Handset is now out there…
Tapi, apasih sebenarnya FirefoxOS itu?
To be short, FirefoxOS itu adalah sistem operasi berbasis Linux untuk mobile device (smartphone dan tablet). If you already knew Symbian, Windows Mobile, iOS, Android, this is another one.
Seperti halnya browser Firefox, FirefoxOS ini dibuat oleh Mozilla. OS ini didesain untuk dapat menjalankan aplikasi-aplikasi HTML5 untuk dapat berinteraksi dengan hardware mobile devicenya langsung. Yah kasarnya web-app talk to the hardware ‘secara native’. Weeew, menggoda sekali.
Satu hal lagi adalah, FirefoxOS dapat berjalan optimal di low-end handset.
Things that even Android cant perform.
Jadi ga perlu lagi keluar duit banyak untuk menikmati ‘smartphone’ pada akhirnya nanti. Pasar low-end handset pun akan semakin meriah, ga sekedar ponsel hitam-putih seperti sekarang ini π Karena apa? karena ponsel-ponsel itu nanti akan kaya aplikasi.
Mozilla disebutkan sudah mendapatkan komitment dari lumayan banyak operator seluler untuk ikut membantu menyebarkan FirefoxOS ini. Paling tidak ada America Moovil, China Unicom, Deutsche Telekom, Etisalat, Hutchison Three Group, KDDI, KT, MegaFon, Qtel, SingTel, Smart, Sprint, Telecom Italia Group, Telefonica, Telenor, Telstra, TMN, dan VimpelCom. Sementara pabrikan devicenya ada Alcatel, ZTE, LG dan Huawei. Ah tentu saja Qualcomm sebagai suplier processor nya π
Lho kok bisa operator seluler ikut membantu penyebarannya?
Kalau di Indonesia, pelanggan bebas membeli ponsel merek apapun dan di manapun. Nah rata-rata operator di luar negeri menjual layanannya dengan model bundling layanan + handset. Dan karena modelnya postpaid/prabayar, si pelanggan terikat kontrak dengan operator. Harga devicenya sudah termasuk dalam biaya bulanan kontrak layanannya.
Menurut Mozilla juga, Brazil, Colombia, Hungary, Mexico, Montenegro, Poland, Serbia, Spain, dan Venezuela bakal menjadi barisan awal negara-negara yang bakal mencoba FirefoxOS. Setelahnya baru mungkin Asia. Apakah Indonesia akan menjadi yang pertama di Asia? I dont think so *baca soal bundle di atas*
But it will be a very tough market for the Fox…
First Firefox OS phones side-by-side
ZTE Open – image courtesy of movilzona.es
Anyway, berikut ini adalah spesifikasiΒ ZTE Open
Layar 3.5-inch HVGA capasitive,
Qualcomm MSM7225A processor (ga tau clock speednya berapa tapi either 600-800MHz),
Kamera 3.2-megapixel
256MB RAM
512MB storage
Wi-Fi 802.11a/b/g/n
Bluetooth 2.1 + EDR
GPS
FM radio
1,200mAh battery
dan ini Alcatel One Touch Fire, kurang lebih sama sih
Display 3.5″,
CPU 1 GHz Qualcomm
RAM 256MB
Internal Storage 512MB bisa ditambah via SD Card
Kamera 3.2MP
Alcatel One Touch Fire
Tinggal nunggu waktu saja handsetnya akan masuk Indonesia π
If you see the red lanterns, first thing that will come up in your mind probably is China.
According to Wikipedia, The Lantern Festival in China is a festival celebrated on the fifteenth day of the first month in the lunisolar year in the lunar calendar marking the last day of the lunar New Year celebration. In Indonesia, the festival is well known as Cap Go Meh.
These pictures I took a week ago (after 3 days bedrest) in Living World, Alam Sutra not far from my house. They create what they called as ‘Kampung Pecinan’ (Chinatown) in the roof top. It’s already passed Cap Go Meh I think. No wonder there’s no event like the Lion / Barongsai Dance.
Well, I went there to buy some bread not intentionally for hunting red lanterns π