Virus @ PDA Pocket PC

temen: Ditemukan virus pada PDA !!! Ada di PC World neh
nuy: *huaaaahhmmm* Emang PDA-nya make platform apa ?
temen: PDA Pocket PC
nuy: Pocket PC ? Os Windows CE itu yah ?
teman: Yoi, bener.
nuy: ooooo, gitu ajah kok heboh. Symbian ajah bisa bervirus apalagi Pocket PC. Versi Bag PC-nya malah tiada hari tanpa virus 😛

Wah gue mungkin contoh MCP yang di benci ama Microsoft hueuehuehuehue abis kok kayanya malah banyakan mendiskreditkan Windows Cs, padahal MCP 😛 He he he he he

Nah singkat cerita, 2 vendor antivirus besar (Symantec dan Kaspersky Labs) mendeteksi telah muncul sebuah program backdoor Trojan horse yang dapat membuat kita kehilangan kontrol sama sekali ke perangkat Pocket PC
kita. Pocket PC kita dapat dikuasai sepenuhnya oleh si penyusup. Dan mereka, vendor antivirus tersebut, belum mempunyai antibiotiknya. At least sampe hari ini belum ada.

That’s why I’m very selective on installing “free” program for Windows both shareware or freeware. Yang bayarware ngga, kelayapan ajah di underworld nyari crack nya 😛

Nah untuk sistem yang udah terinfeksi program yang kemudian disebut sebagai virus Brador itu, Symantec nyaranin buat ngapus file /Windows/StartUp/svchost.exe di OS Windows CE-nya dan kemudian install ulang, full mulai awal baik OS maupun aplikasinya. Nah loh … yg Symbian ajah ga sampe segitunya ..

FYI, Brador bukan Trojan pertama yang nyerang Windows CE. Dengan besar cuman sekitar 5KB, Brador dapat menyebar dengan sangat cepat via email atau download dari website ke PDA. Sekali virus ini aktif, dia akan menyalin dirinya sendiri menjadi file svchost.exe dan ngendon di folder Autorun-nya Windows (kaya StartUp kalo di PC gitu deh) and seizes control over the system after a restart. Eng…. ing…. eng….. Mulailah tahap pemindahan kekuasaan dilakukan. Si Brador yang bradrung ini akan mengirimkan IP address kita ke si pembuat (yang dicurigai sbg orang rusia). Si penyusup kemudian nyoba connect ke IP kita tersebut via backdoor yang udah aktif, ngeliat file-file yang ada di dalamnya, download, atau bahkan juga bisa upload code-code berbahaya tambahan lainnya ke dalam Pocket PC kita. Dah kaya HIV ajah deh .

Walo Symantec cuman ngasih nilai 1 (1 – 5, 5 yg paling bahaya) tapi Brador bradung ini tetep ajah harus di waspadai oleh para pemakai Pocket PC yang, menurut gue, 90% itu just user. Maksudnya mereka pemakai murni tanpa pernah mau tau apa lagi sampe paham bener akan sistem PDA itu sendiri 🙂

Nah, waspadalah…..

*yawn* ….

hmmmm

lagi nge-blank, ga ada topik yang pingin ditulis di sini padahal banyak lho yang nongol di kepala 😛 ya udah, utak atik template ajah sambil nungguin email dari MTV Indonesia buat kuis simPATI No Problem No Compromise.

Medali pertama di Athena oleh Lisa Rumbewas

Lifter Indonesia Raema Lisa Rumbewas mempersembahkan medali pertama buat kontingen Merah Putih di Olimpiade Athena. Kemarin, di kelas 53 kg Rumbewas sukses merebut medali perak.

Medali pertama Indonesia di kancah olimpiade juga berupa medali perak. Penyumpang medali perak pertama itupun juga wanita, 3 orang sekaligus. Trio pemanah yang dijuluki srikandi Indonesia ini sayangnya tidak mendapat penerus yang baik di Olimpiade Athena 2004 ini.

Keberhasilan Rumbewas tersebut berarti mengulang sukses serupa ketika ia juga merebut perak di Olimpiade Sydney 2000 saat turun di kelas 48 kg. Mengingat konflik yang sempat terjadi antara manajemen(KONI) atlit Indonesia dengan Lisa yang berkenaan dengan “dicoretnya” ibunda Lisa yang merangkap pelatihnya yaitu Ida Korwa, medali ini adalah sebuah pembuktian. Pembuktian bahwa Lisa bisa berprestasi kalau dia tidak di”usili”. Pelatih Lisa yang paling baik dan mengerti akan dirinya adalah pelatih yang membentuk dirinya mulai nol, build her from scracth hingga berprestasi Internasional. Terlebih lagi pelatih tersebut adalah ibundanya sendiri yang juga seorang atlit profesional. Aku ga habis pikit kenapa beliau kok malah sempat dicoret dari kontingen yang akan diberangkatkan ke Athena, malah pelatih lain yang jarang nongol -apalagi ngasih latihan- yang 100% akan diberangkatkan. Ga salah dan amat sangat pantas kalo Lisa sempat ngambek dan keluar dari pelatnas. Orang mau berprestasi, bukannya malah didukung dan diprasarani dengan baik kok malah dikerjain. Yah inilah indonesia, KKN terjadi di mana-mana.

Sementara itu, Angelique Widjaja menjadi petenis Indonesia pertama yang melaju ke babak kedua dalam pertandingan Olimpiade Athena, setelah menang 1-6, 6-2 dan 6-1 atas pemain Thailand Tamarine Tanasugarn. Sejak pertama kali tampil pada Olimpiade 1984 di Los Angeles Amerika Serikat, tak satu pun petenis Indonesia, baik putra maupun putri yang mampu melewati babak pertama. Kini, kebuntuan itu sirna di Olympic Tennis Center, Athena.

Angie yang kalah jauh peringkatnya dari Tamarine, ternyata mampu membalikkan perkiraan. Ia memang sempat kalah 1-6 di set pertama dari petenis peringkat 47 dunia itu, namun bangkit dengan merebut dua set berikutnya dengan 6-2 dan 6-1. Seperti yang dijanjikannya sehari sebelum pertandingan, Angie memang tampil ngotot.

Atlet-atlet kita sebenarnya sangat berkualitas. Sayang sekali orang-orang yang duduk di manajemennya nyaris tidak ada yang berkualitas. Seperti yang sabda Nabi Muhammad SAW, apabila suat urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, tunggulah kehancurannya (HR Bukhari dan Muslim).

Just an update

Hmmm, semua notifikasi berjalan lancar. So aku tahu kalo via SMS kalo Rara dah bikin 1 update hari ini dan 1 update kemarin malam 🙂 Shoutboxnya dah gue rubah ke shoutbox bikinan ndiri ala nuy. Next mo ubah commenting systemnya. Gampang bgt sih bikin commenting system, tinggal modifikasi shoutbox doang 🙂

just adding 1 field in database and 1 field in query syntax 🙂

Hehehehehe :)

this is my girl, she likes to eat sushi.
she’s not japanese but most people think she is 🙂

this is the sushi i’m gonna buy for my lunch today
hehehehehehe …. (liatin rara ngiler :P)

FreeBSD on AlphaServer

Lagi asyik experimen set-up FreeBSD 4.10 di mesin Compaq AlphaServer DS10. Hehehehehehe moga moga sukses deh. Jadi biar bisa dipake production juga 🙂 Soale sebelumbta gagal total masang FreeBSD di mesin Sparc Sun E220R 🙂

Case kali ini asal sukses install, set-up jaringan, pasang aplikasi2 kaya di mesin FreeBSD intel ama test running aplikasinya. Kalo sukses, di hajar pake hits tinggi OK, baru deh ngacak-ngacak kernel ama filesystemnya untuk hard tuning 🙂

Tata Ribs

Jum’at 13 Agustus 2004 jam 10 malam. Ada network problem, laper berat pula. Duh, kolaborasi yang sangat ga sesuai deh. Ada rekan dari Gratika mengajak makan malam di daerah Casablanca. Jadilah kita ber-6 berangkat. Zikri dan seorang lagi menyusul karena kita baru inget kalo masih ada si Zikri pas udah sampe di kolong Casablanca 😛 Sori ye Jek hehehehehe

Tempat makan kita kali adalah Mamink Daeng Tata yang terkenal dengan Tata Ribs-nya. Eh jangan salah, Tata Ribs ini sudah dipatenkan lho. Dan setelah nyobain tadi, wow, yummy berattttttttttttttttt. Tata Ribs adalah konro (tulang iga sapi) yang di bakar. Pemilik patennya adalah Muhammad Amin Rahim Daeng Tata atau yang lebih dikenal sebagai Mamink Daeng Tata.

Latar belakang Mamink menciptakan resep “tata ribs” adalah kekhawatiran bahan baku untuk sop konro yang makin sulit dicari. Menurut dia, seekor sapi yang dipotong hanya cukup untuk 16 porsi. Karena itu, untuk memenuhi bahan baku rusuk atau iga sapi buat menu konro di empat warungnya, dia membutuhkan iga sapi sampai 150 sapi setiap hari.

Sebenarnya, menurut dia, setiap rusuk bisa dipotong dua. Namun, tindakan itu menuai protes pelanggan. Pasalnya, konro yang asli harus ada pangkal rusuk atau tulang punggung sapi yang masih menyatu.

Akhirnya, dia meramu bumbu untuk memanggang ujung rusuk yang ditolak oleh penikmat sop konro. Kemudian dia mendaftarkan hak paten resep tersebut dengan nama “tata ribs”. “Mungkin orang mengibaratkan ’tata ribs’ seperti makan steak di restoran Amerika atau Eropa. Bedanya adalah rasa ’tata ribs’ ini lebih cocok dengan lidah kita dan terasa lebih sehat dengan bumbu tradisional yang segar,” ujarnya.

Dibandingkan dengan konro karebosi di Jl. Lampobatang Makassar, yang ini lebih menggigit rasanya. Kalo ga inget Razi yang bersusah payah dengan konronya, tentu aku udah nambah nasi untuk ketiga kalinya 😛

Nyam nyam nyam, kalo Rara jadi ke Jkt nanti bakal aku ajak ke sana deh buat nyobain Tata Ribs nya 🙂