OKF, standard baru dari Google

Bulan Juni 2026 ini Google baru saja merilis sebuah open standard baru yang disebut sebagai Open Knowledge Format (OKF). Singkatnya, OKF adalah standar terbuka untuk merapikan dokumen penting perusahaan supaya bisa langsung dibaca dan dipahami oleh AI.

Sejalan nih dengan keresahan saya terkait dokumentasi di lingkungan kerja saya hehehehe.

1. Satu Standard

Informasi penting (biasa kami sebut sebagai knowledge) kantor biasanya tersebar di banyak tempat—mulai dari wiki internal (ini juga kalo ada), shared folder, sharepoint, source code project internal, sampai knowledge yang malah ga tertulis karena mengandalkan ingatan orang-orang yang related dengan project/unit terkait saja. OKF menyatukan semuanya ke satu standar. Jadi, tim kita tidak perlu pusing menyusun ulang struktur data setiap kali mau membuat bot AI baru.

2. Format Sederhana

OKF tidak meminta kita belajar sistem baru yang rumit karena hanya mengandalkan tiga hal ini:

  • Markdown: Berupa teks biasa yang nyaman dibaca manusia, otomatis rapi di GitHub, dan mudah diindeks mesin pencari.
  • File Mentah: Formatnya berupa file biasa yang bebas disimpan di mana saja, seperti di folder komputer atau langsung di git repository berdampingan dengan kode aplikasi.
  • YAML Frontmatter: Bagian atas dokumen diberi sedikit area data terstruktur untuk menaruh info penting yang bisa dicari sistem, seperti judul, tipe, tag, dan stempel waktu (timestamp).

3. Dukungan penuh dari Google

Google sudah menyiapkan berbagai tools yang bisa langsung dipakai, seperti yang bisa kalian lihat sendiri di repo GitHub berikut ini.


OKF ini mencoba untuk simplifikasi dari beberapa standar yang sudah ada dan berusaha pragmatis. Contoh, standard RDF yang cukup heavy dan rumit. Kita mesti butuh parser khusus untuk bisa membacanya. Butuh power user.

Sementara itu, OKF memilih memanfaatkan kebiasaan manusia menulis dokumen teks biasa (Markdown) untuk langsung dijadikan “otak” bagi AI Agent modern.

Referensi: