Death Toll

Death toll is a presentation of the number of dead as a result of war, violence, accidents, natural distasters, extreme weather and disease. Below is list of death toll caused by earthquake on Dec 26, 2004.

Country Deaths Injured Missing Displaced
Confirmed Estimated
Indonesia 45,268 80,000 Thousands
Sri Lanka 28,000 30,000+ 8,200+ 4,028 1.5 million
India 12,419 15,000+ 30,000+ Hundreds of thousands
Thailand 1,830 3,000 8,953 4,086 29,000+
Somalia 110 Hundreds
Myanmar (Burma) 90
Malaysia 65 183 26 5,000
Maldives 63 72
Tanzania 10
Seychelles 3 7
Bangladesh 2
Kenya 2
South Africa 1
Madagascar 0 1,200

Total based on reuters:
deaths confirmed :82,813
deaths estimated : 100,000
injured : 510,000
missing : 40,000+
displaced : One million+

Note: All figures are approximate (until 2004/12/30) and subject to constant change.

source: cnn.com, reuters.co.uk, upi.com, indiatimes.com and many others

Top 10 Earthquakes!!

These are the biggest 10 earthquakes written in history since 1900

  Location Date UTC Magnitude
1. Chile 1960 05 22 9.5
2. Prince William Sound, Alaska 1964 03 28 9.2
3. Andreanof Islands, Alaska 1957 03 09 9.1
4. Kamchatka 1952 11 04 9.0
5. Off the West Coast of Aceh, Indonesia 2004 12 26 9.0
6. Off the Coast of Ecuador 1906 01 31 8.8
7. Rat Islands, Alaska 1965 02 04 8.7
8. Assam – Tibet 1950 08 15 8.6
9. Kamchatka 1923 02 03 8.5
10. Banda Sea, Indonesia 1938 02 01 8.5

source: USGS National Earthquake Information Center

Do you know that earthquake on dec 26 2004 has made the earths rotation increased by 3 microseconds ?

Gempa !!!

Hari minggu kemarin terjadi gempa hebat mengguncang Aceh bagian utara. Namun tidak hanya itu, efek gempa ini tidak hanya dirasakan oleh saudara-saudara kita di Aceh, tap juga nyaris menimpa Asia. Tercatat korban timbul dari Malaysia, Thailand, Srilanka, Bangladesh, India. Hari Minggu kemarin benar-benar menjadi hari bencana Asia. Bencana ini juga termasuk yang terbesar dalam 40 tahun terakir baik dari sisi kerugian materi, jumlah korban maupun besar bencana itu sendiri.

United States Geological Survey mencatat innformasi terbaru bahwa gempa di Aceh itu berkekuatan 9.0 Skala Richter. Jika saya ga salah, itu adalah kekuatan gempa tertinggi. Total korban akibat gempa serta tsunami yg terjadi sampai aku nulis ini tercatat sekitar 12.000 orang lebih. Masya Allah ….

And the number of victims are increasing hour by hour …..

TENKUU KEN!!!

Voltus !!!As you can see, those pics are taken from my laptop screen. Yes, it’s Voltus-Five (in some countries it’s known as Voltes). Hehehehhe
Flashback to my childhood, Voltus was one of my fave anime. And after years i can now watch it again in my laptop. Complete series. All actions of Gou Brothers (kenichi-daiziro-hiyoshi) with ippei and megumi fighting Heinell from planet Boazanian.

If I’m not mistaken, it was released on Asahi TV on 1977, 2 yeasr before the birth of the most famous Gundam series. For adult like us, it seems so silly when imagining how ‘real’ Voltus V is. OK, maybe driving a huge robot and fighting monsters are not your idea of ‘real’. Yet its ‘science-fiction’ approach stands this series out of the hocus-pocus of current series. Voltus !!!The dead people remain dead, there is no person that comes from future or past, and no super power laser blazes from their palm. The Voltus V team’s expertise comes from real training. One episode depicted how difficult it is for Voltus V team to make a close U-turn, and how they resent practicing it, only to find that that particular move saves their lives in the next battle. No magic, no innate super power, just pure training.

Voltus is a combination from 5 parts. They are Volt Crewzer (sic), a jet, Volt Bomber, Volt Panzer, Volt Frigate and Volt Lander. And dont forget about the weapon. Choudenji string-goma-beam-wave-ball, grand fire, grand missile. And finally Tenkuu Ken with V no ji kiri. Hehehehehe, a giant robo playing samurai. Like Himura Kenshin with his Ama Kakeru Ryu No Hirameki (btw, is the spell correct ?? 😛 ). But the story was great.

By the way, it’s a cool anime. Inspiration for the next robo-anime .. specially combination robo like Combattler V, Zanbot 3, God Sigma,Dairugger XV (15 parts bo!), Daitarn 3 until Power Ranger. Hehehehe, unfortunatelly the series i’ve got have no english subtitle. But it’s ok, i can understand japs a little bit. I’ve got Saint Seiya too 🙂
Voltus

One Piece !!!

Openings
Opening 1 – We Are!
Opening 2 – Believe
Opening 3 – Hikari E
Opening 4 – Bon Voyage!
Opening 5 – Kokoro no Chizu

Endings
Ending 01 – Memories
Ending 02 – Run! Run! Run!
Ending 03 – Watashi ga iru Yo
Ending 04 – Shouchi no Suke
Ending 05 – Before Dawn
Ending 06 – Fish
Ending 07 – Glory – Kimi ga iru Kara
Ending 08 – Shining Ray
Ending 09 – Free Will
Ending 10 – Faith
Ending 11 – A-Z
Ending 12 – Tsuki to Taiyou
Ending 13 – Dreamship
Ending 14 – Mirai Koukai (Short version)

Character Singles
Every one Peace! (Luffy)
Rumbleball (Chopperrrrr … cute voice)
WANTED! (Luffy)
We Are HERE! (Luffy)

Miscellaneous
Ano Basho E (From Movie 5)
Conclusion of Crocodile vs Luffy BGM (From Episode 126)
Family (From Special Ending EP. 127-128)
Ready! (from Jango’s Dance Paradise)
We Are! (Straw Hat Version)

Pertamax 4000

Aih, anggaran belanja gwe bakal naik.

Gini, dalam 2 minggu gwe keluar duit (2*7)*1500 buat parkir di YTKI. Terus 8000 buat minum smash item gwe. Minumnya Pertamax 😛 Nah ternyata per hari Minggu kemarin Pertamax naik 60% jadi 4000/liternya. Jadi biaya minum si Smash jadi 16000. Trus gas naik 40%-nan jadi 50000-an (tapi gas di kontrakan kan super awet 😛 masaknya jarang huheuheuheuheue)

Awal tahun depan BBM (premium, solar, minyak tanah) dipastikan naik pula. Jadi harga-harga barang lainnya pun bakal membumbung. Tarif angkutan umum pun juga akan makin membumbung. *sigh*

Yah gebrakan 100 hari SBY belum lebih baik dari Mega sih. Wapresnya malah sibuk rebutan jabatan jadi ketua umum partainya. Ngurusi jabatan wapres ajah masih lom jelas hasilnya kok pake rangkep-rangkep segala. Yah maklum, namanya juga golkar … you know who 🙂

Pertamina, pertamina .. terlalu banyak koruptor di dalam sana, rakyat pula yg akhirnya menanggung sengsara … *sigh*

Makan Siang Terakhir Buat Rana

Gadis Kecil itu Sedang Menikmati Makan Siangnya, Saat Peluru Tentara Israel Menembus Kepalanya

Publikasi: 14/12/2004 09:40 WIB
eramuslim – Kesedihan yang mendalam menaungi satu keluarga Palestina yang tinggal di kamp pengungsi Khan Younis, Jalur Gaza. Sebuah tragedi akibat kebrutalan tentara Israel telah menimpa keluarga itu. Kekejaman tentara Yahudi itu terlihat dari sisa-sisa percikan darah yang masih melekat di bangku dan meja makan rumah mereka. Yang paling jelas terlihat adalah bekas tetesan darah dari kepala puteri mereka Rana, yang tewas akibat peluru tentara Israel yang menembus kepalanya.

Sang ayah, yang juga terkena tembakan di kakinya, memilih mengantarkan puterinya ke tempat peristirahatannya yang terakhir, ketimbang mengikuti saran dokter agar tetap di rumah sakit.

“Ini adalah sebuah kejahatan,” ujar ayah Rana, yang berusia 50 tahun. Bagi sang ayah, puterinya Rana yang masih berusia 7 tahun adalah seorang martir, seperti anak-anak Palestina lainnya yang tewas terbunuh karena kekejaman tentara Israel.

Makan Siang Terakhir Buat Rana

Masih segar dalam ingatan keluarga itu, tragedi yang terjadi 5 hari yang lalu, tepatnya hari Jumat, 10 Desember.

“Kamis semua sedang berkumpul di meja makan, menikmati makan siang bersama saudara-saudara kami yang kebetulan datang berkunjung. Kami mendengar suara tembakan di luar. Tamu dan anak-anak kami panik, karena mereka tidak biasa mendengar suara yang bagi kami sudah menjadi hal yang biasa. Kami menenangkan mereka dan mengatakan bahwa suara tembakan itu adalah hal yang biasa disini,” kisah ibu Rana yang masih terlihat sedih atas kematian puterinya.

“Suami saya menyelesaikan makan siangnya dan bergegas mencuci tangan. Tiba-tiba kami mendengar ia berteriak bahwa ia tertembak. Kami berlari menuju kearahnya untuk melihat apa yang terjadi. Namun saat itu pula kami mendengar teriakan puteri Heb, yang berusia 8 tahun.”

“Ia berteriak, ‘Rana! Rana!’ Lantas kami melihat Rana tergeletak di tempat tidur yang terletak dekat meja makan,” ibu Rana mulai menangis dan tidak sanggup lagi melanjutkan ceritanya.

“Meski kaki saya terluka kena tembakan, saya berlari untuk melihat Rana. Wajah Rana bersimbah darah, saya peluk dia dan langsung membawanya ke rumah sakit Nasser,” lanjut sang ayah.

“Rana tidak bergerak. Darah terus mengalir membasahi wajah dan tubuhnya. Tapi saya berharap dokter bisa melakukan sesuatu untuk menyelamatkan nyawanya,” sampai di situ ayah Rana terdiam, menyadari bahwa takdir berkata lain.

Rana adalah siswa kelas dua sekolah dasar untuk pengungsi di kamp pengungsi Khan Younis di Jalur Gaza. Ribuan warga Palestina mengantar kepergian Rana ke tempat peristirahatan terakhirnya di pemakaman para pejuang Palestina yang telah gugur hari Jum’at itu.

Kini, tinggal kenangan tentang Rana yang masih hidup di keluarga itu. Dengan menahan kesedihan dan sakit di kakinya, ayah Rana masih melihat kaca jendela rumahnya yang pecah akibat tembakan peluru tentara Israel. Dari sana bisa terlihat pos penjagaan tentara Israel. “Anda masih bisa melihat bekas peluru pembunuh itu yang menembus kaca jendela ini saat kami sedang makan siang,” ujarnya.

“Antisipasi dan rasa ketakutan adalah bagian dari hidup kami. Para tentara Israel itu menembak siapa saja, laki-laki, perempuan, anak-anak tanpa pilih-pilih,” kata ayah Rana.

Rumah Rana terletak sekitar 600 meter dari pos penjagaan tentara Israel, dekat pemukiman Naveh Dikalem, sebelah barat Khan Younis. Bagi warga di pemukiman itu, tembakan tentara Israel ke arah pemukiman sudah menjadi hal yang rutin.

Bukan sekali ini saja, anak-anak Palestina tewas terbunuh akibat tembakan penembal jitu tentara Israel, entah itu di ruang kelas atau di pos penjagaan. Tanggal 13 Oktober kemarin, seorang anak perempuan Palestina berusia 10 tahun tewas, akibat peluru tentara Israel yang menembus dadanya. Gadis kecil itu ditembak saat sedang duduk di dalam kelas, di sekolah milik PBB yang didirikan di kamp pengungsi Gaza.

Seminggu sebelumnya, Imam Al-Hams juga ditembak oleh sekitar 20 tentara Israel saat ia sedang berjalan menuju sekolahnya.

Data yang dimuat situs Kementerian Kesehatan Palestina menyebutkan, sejak pendudukan Palestina pada bulan September 2000, sekitar 821 anak-anak Palestina yang berusia 18 tahun kebawah menjadi korban kekejaman tentara Yahudi itu. (ln/iol)

http://www.eramuslim.com/br/dn/4c/15817,1,v.html

Israel Laknatullah ….