Siti Nurhaliza

Semalam akhirnya kesampean juga nonton konser Siti Nurhaliza. Konser bertajuk Indonesia Tour 2004 itu bertempat di Istora Senayan. Krn kelamaan nungguin si Budi yang sibuk “dandan” akhirnya kita dapat tempat duduk yang kurang menguntungkan deh….

Penonton sempet ribut karen panitia mengundur jadwal konser sampe lebih dari satu jam karena menunggu segelintir tamu undangan. Diantaranya Sutiyoso dan seorang menteri. Cih…. dasar Indonesia. Pejabat ngaret ditungguin, kalo rakyat ngaret ilang deh hak nya.

Gwe sih dah bawa persiapan, karena nyaris mustahil mengharapkan konser indoor di Indonesia ini bisa on-time. Sementara Budi dan yang lain sibuk tereak2, gwe baca komik ajah hehehehe. A Cheeky Angel #5 ama Scramble Blue! Cuman haus ih 😛

Ejekan penonton menjadi tepukan meriah saat Erwin Gutawa memulai aksinya. Saat di kira Erwin hanya mengisi suasana dengan intro orkestra, sang diva pun muncul. Medley 3 lagu menjadi pembuka penampilan Siti Nurhaliza malam itu. Setelah menyapa penonton, 3 lagu kembali dinyanyikan. Diantaranya adalah Percayalah dan Dia di Hati. Termasuk gue, penonton malam itu benar-benar dibuat terpukau dengan suara diva cantik dari Malaysia ini. Bahkan ada satu rombongan dari Malaysia yang khusus datang ke Jakarta mengejar konser Siti Nurhaliza ini.

Setelah break sejenak, KD yang menjadi bintang tamu malam itu muncul dengan lagu Mahadaya Cinta. Kemudian disusul “lagu wajib” Krisdayanti .. Menghitung Hari 🙂 Kridayanti dan Siti Nurhaliza emang selevel, jadi kayanya ga ada lagi penyanyi cewe yang sepadan buat ngedampingin Siti selain KD. Dengan musik dari Erwin Gutawa Orchestra yang emang wah banget, duet 2 diva dari 2 negara ini jadi sip banget. 2 lagu yang dinyanyikan cukup membuat penonton, termasuk gue, terbawa suasana.

Yang keren, Siti sempat menyanyikan lagu di iringi solo piano Erwin Gutawa. Lagu Demi Cintaku Padamu yang sebelumnya dipopulerkan Inka Christie & Amy Search (di Malaysia kalo ga salah judulnya jadi Fantasia Bulan Madu :P) Kemudian lagunya Sheila Madjid, Aku Cinta Padamu. Tak ketinggalan lagu KD pun dinyanyikan, Mencintaimu. Yang jelas, lagu-lagu mulai dari yang slow dan hingga bertempo cepat dinyanyikan dengan bagus banget. Full power n ga kelihatan capek sama sekali. Bahkan ada satu lagu (gwe lupa judulnya) yang dinyanyikan hingga nada tinggi yg bikin gwe inget waktu Whitney Houston nyanyiin I Have Nothing-nya. Cool. KD pun kayanya ga bisa sampe nada seperti itu. Kalo Tia AFI atau Nania Indonesian Idol mungkin ada potensi.

Bahkan lagu Betapa Kucinta Padamu dinyayikan dalam 5 versi. Ini pasti kerjaan Erwin Gutawa deh. Mulai versi pop aslinya, trus tau-tau ganti keroncong … abis itu model lagu-lagu Frank Sinatra tahun 60an … ganti ke dangdut terakhir dimodel slow rock. Keren. Yah sayang gwe dah ga punya kamera lagi, jadi ga bisa ambil foto. Pake 6600 gue juga hopeless, kecuali gwe di bawah stage langsung … hiks hiks. Rencananya kemarin mo nulis live report from Istora via mobile-blogging gue …. yah krn dah terpesona liat konsernya sampe lupa kalo kemarin bawa hp 2 buah 😛

Setelah Indonesia Tour 2004, tahun 2005 nanti Siti akan mengadakan konser di Jepang dan Inggris. Oh iya, untuk proyek album barunya nanti, Siti berencana akan menggandeng Eross Sheila on 7 dan Glenn Fredly. Sheila on 7 dah terkenal banget di Malaysia, jadi kalo lihat tipikal lagu-lagunya Eross pasti bakal banyak irama “ceria” nya. Maksudnya ga slow-slow banget gitu. Musik rancak lah. Kalo yang slow kayanya bagian Glenn.

Siti Nurhaliza binti Taruddin, a figure that need no introduction in music industri in Malaysia and also Indonesia. Born on the 11th January 1979 at Kampung Awah, Temerloh, Pahang.

Though singing to her is simply following her family’s formidable footsteps, her real talent was only unveiled when she became the champion of Pertandingan Bintang Hiburan Minggu Ini (HMI), organized by Radio Television of Malaysia (RTM) in 1995. Immediately after winning the title she was accepted as a full-time recording artiste. Her first album produced by Suria Records Sdn. Bhd. (SRC) in the same yeare, became the first of the string of Number One albums. Siti became a rising star in the age of 16.

Right after she was promoted as a recording artiste, one of her songs in her first album, Jerat Percintaan , made her winning an award as the best song in Malaysia or better known as ‘Juara lagu’ in 1996. That award was just the start of the bloom in her career.

She kept winning another award after an award given including a title that she got, which is Best Artiste Malaysia at MTV Asia awards for the second consecutive year. That was how appreciation was given to her for her talent and to date (year:2003) she has won over 80 awards making her name being written in the Malaysia’s Book Of Records for being an artiste with the most awards given.

Wow…
She’s a beautiful, elegant lady with a magnificent voice…
This young diva’s performance is always amazing both on and off air, on and off stage. Just by being her self. She does not need to act or dress like Britney Spears (like some singer we have :P) to attrack the audince.

And … I’ve got 2 VIP tickets to see her live performance on December 12 at Istora Senayan 🙂
Horeeeeeeeeeeeeee. I always want to see her live performance.

Wawawawawawawa 🙂

I wish my girl is here, so i can see the concert with her….

hmm..

Just another manic monday

Have to catch an early train
Got to be to work by nine
And if I had an aeroplane
I still couldn’t make it on time

‘Cause it takes me so long
Just to figure out what I’m gonna wear
Blame it on the train
When the bus is already there

It’s just another manic Monday
I wish it was Sunday
‘Cause that’s my funday
An I-don’t-have-to-run day
It’s just another manic Monday

Just intermezo,
Hari ini puter-puter lagu taon 80-an. Abis lagunya asyik-asyik sih hehehehehe 😛

kusutnya pertelevisian indonesia

Pheww, havent sleep at all. Abis benchmark sistem buat freegames di makassar 😛 *huaahmmm*

Btw, speaking about indonesian television, kayanya kok banyak yang ancur. Survei Initiative Future Worldwide menyebutkan kalo dunia per-tv-an di negara kita ini punya angka clutter paling tinggi sedunia. Bahkan lebih tinggi dari amrik.

Kalo ga salah, penonton tv di sini dicekokin rata-rata 850an iklan dalam satu minggu. Itu yang selama office hour ga nonton tv lho yah. Angka rata-rata dunia cuman 560. Seorang ibu rumah tangga bakal dijejalin sekitar 1200 iklan per-minggunya. Ini termasuk baby sitter dan pembantu rumah tangga juga. Buset dah.

Trus perhatikan, kalo tv nya nyiarin acara-acara top rank di prime time, nyampe 40% dari total durasinya pasti dipake buat iklan. Untung siaran liga inggris di TransTV iklannya cuman pas break ama selesai pertandingan ajah hehehehehe.

Itu baru quantity iklan. Sekarang quality programnya. Nyaris rata-rata nanyangin “garbage show” kalo nurut gwe. Tayangan gosip, mulai sebelum setelah sholat subuh sampe sebelum subuh lagi esok harinya pasti ada. Begitu juga tayangan kriminal. (Pantas angka gantung diri meningkat, anak SD ajah dah ngerti n bisa gantung diri sekarang). Nah, buat yang udah punya putra dan putri. Tayangan anak-anak hanya pagi hari pas mereka sekolah, kalopun mereka ga sekolah pasti ga bisa lihat, krn itu waktu kebanyakan baby sitter atau perawatnya nonton sinetron, infotainment atau telenovela. Pulang sekolah ? sama ajah malah plus india dan berita kriminal. Malam hari ? sama juga .. plus konser dangdut mesum. Masya Allah …

Tayangan mistik. Awalnya Kismis, hari kamis-RCTI-tengah malam-hostnya Arzetti, booming, kemudian muncul dunia lain, uka-uka, pemburu hantu, dan banyak lagi macamnya. Hal ini malah bisa membuat orang jadi syirik secara ga sadar. Orang-orang terlena dengan aksi kyai, ahli paranormal dan lain-lain .. ketimbang istighfar atau baca ayat kursi atau i’tikaf di masjid. Rasullullah SAW bersama sahabat-sahabatnya sampe khalifah terakhir pun ga pernah tuh jadi ghostbuster nguber2 hantu Mbah XXX, Eyang YYY n masukin ke dalam botol.

Makhluk gaib itu ada, jin-syaitan-iblis termasuk di dalamnya adalah malaikat. Muslim diajarkan untuk mengimani (percaya) bahwa mereka ada, tapi bukan trus kebablasan malah maen-maen ama jin dan sebangsanya. Korbannya yah sekian orang di Tegal baru-baru ini tewas “berjamaah” mengenaskan akibat minum ramuan+mantra dari dukun sekte sesatnya. Karena nyari pesugihan, pingin kaya cepet lewat jalan ga wajar. Mana ada ?

Nabi Muhammad SAW saja sejak kecil harus bekerja keras, mulai dari menggembala kambing hingga jadi pedagang dan keliling di beberapa negara di jazirah arab. Ga habis pikir deh …

Hiburan ? Konser dangdut di tivi mayoritas isinya penyanyi-penyanyi wanita bergoyang mesum. Suara nomor sekian yang penting goyang ala stripper dulu + kostum yang mendukung…. walah walah. Di awali fenomena inul dengan goyang ngebornya (sinchan kalah deh tarian pantatnya 😛 hehehehe) seperti jamur di musim hujan (ciyehh) muncul deh inul-inul lain nya. Ada yg goyang ngecor, kayang, vibrator, patah-patah you name it. Yah si inulnya sendiri cuman euphoria tengah 2003 hingga tengah 2004. Sekarang where is she ? Dah ga kedengeran lagi. Paling cuman nongol di iklan motor KTM (tuh kan … gara-gara 800 iklan seminggu neh).

Indonesia sendiri kalo ga salah punya undang-undang khusus soal penyiaran. Selain aturan-aturan, di dalamnya pasti ada guidance juga deh soal how to make program yang layak tayang. Kalo waktu SD dulu, menteri penerangan waktu itu Harmoko kayanya kelewat sebel dengan lagunya Betharia Sonata cengeng banget (iya sih). Makanya tuh lagu dicekal. Kalo sekarang boro-boro lagu cengeng, sinetron menjurus mesum ajah ada di 2 sctv dan lativi. lativi malah plus film-film dewasa baik indonesia maupun barat kalo lewat tengah malam.

Undang-undangnya juga kayanya seperti yang lain, just undang-undang. Orang TV paling kalo ada apa-apa nudingnya ke regulator yang ga tegas ngelaksanain undang-undang. Orang regulator mungkin nuding balik orang TV, dah ada undang-undang kok dilanggar.
“Abis ama bapak di diemin sih waktu ngelanggar, kirain itu berarti dibolehin” 😛 *logat bajuri*
Padahal semua pihak terkait kan menjadi regulator baik secara langsung maupun ga langsung. Harus komit n tegas di bagiannya masing-masing.

Haduh … kayanya channel tv ku nanti bakal menciut cuman espn, discovery, national geographic, axn, news doang (rencana mo pasang tv kabel hehehehe). Yg lokal paling yah …. MetroTV ma TV7. At least di MetroTV gwe bisa blajar bahasa mandarin (dulu seneng banget ada pelajaran bahasa perancis ma german di TPI waktu SMP), beritanya cukup up to date.TV7 .. acaranya masih lumayan. Yang jelas sih anime, jejak petualang, petualangan bahari, liga inggris ma motogp, pokoknya sport7 😀

Phew … yang jelas MU menghajar Southampton 3-0 😛 Ngantuk, tapi mesti monitoring freegames di Makassar… ditinggal bobo bentar ajah kali yah. Nanti deh setelah kelar teen titans di TV7 😛

lha ?

walah, hardis xternal kecil ku kok tau2 tinggal 9gig sekian dari total kapasitas 60gig yah ?
(setelah di format pake ntfs-nya windos sih jadi 55gig sekian … sisanya keman juga yah ?)

eh pas dilihat, ternyata kepake koleksi mp3 18gig, divx anime naruto 20gig (107 seri hehehehe),
backup 2 laptop gue(dokumen2 kerja ma source code) 6gig,
koleksi software utilities gue 2gig,
referece documents-howto-ebook-tutorial ada 1gig …

pantes ajah .. masih ada external hdd maxtor 120 ma 200 gig sih ..
cuman kan bisa bongkok gue kalo kemana-mana bawa hardis 5.25″ di ransel huehuehe …
bawa T30 ajah dah berat (palagi kalo +T22 nya)

hmmm .. kayanya mesti beli satu lagi neh external 2.5″ yg 80 gig 😛
hiks .. pingin Vaio V505 series … tapi .. sayang duitnya
(palagi X40 series, waduh mending buat tambahan DP rumah ) …

liat kang denisz pake mini ipod jadi pingin punya ipod juga …

dah ah, kalo keterusan bisa jadi kecanduan gadget kaya si dondy nanti .. ngabis2in duit ajah 😛