Sushi :p
Tragedi debu
Seperti aku tulis di 2 postingan sebelumnya, sebelum Natal kemarin aku ma Decy maen ke Malaysia. Tepatnya ke KL dan Melaka. Yah backpacking klayapan di 2 kota itu lah. Taking picture, nyobain makanan dan sejenisnya. Di Melaka, D40x Decy bermasalah. Ada bercak di hasil fotonya. Setelah dianalisa ternyata sensornya ada sedikit debu or something. Karena ga bawa blower n Decy males beli blower (lagi) di sana (yang harganya mahal dibanding beli di Indonesia), akhirnya yah mesti sabar2 dengan bercak tersebut.
Begitu pulang, sampe rumah aku diperiksa lagi kemare si Decy kemudian di”tiup-tiup” pake blower, test potret ke media putih gede (termasuk beberapa lembar kertas HVS :P) akhirnya tuh bercak ilang. Kembali kinclong π
Then I got the same nightmare just right before new year 2008. Setelah transfer foto ke HDD sambil mengamati, ternyata beberapa hasil jepretanku (terutama hari terakhir) ada bercaknya juga …. huaaaaaaaaaaaaaaaaa. Beberapa foto di Melaka ada juga bercaknya. Langsung panik. Ambil blower, “sebul-sebul” sampe tangan pegel. Gosok lensa sampe kinclong. Tes jepret beberapa foto, alhamdulillah normal semua hasil jepretan pake 3 lensa yang berbeda.
But wait a minute … there’s something bugging me when viewing the viewfinder. Ada bercak di sana. Yang jelas bukan di sensor seperti punya Decy, tapi lebih ke mirror n focusing screennya. Then I made a very big dumbass mistake.
Setelah diblower beberapa kali bercak di viewfinder ga ilang juga, aku mulai bersihkan pelan2 mirror dengan kain statis (bener namanya itu?) … test, no result. Lap focusing screen, no result. Waktu beli blower dulu, paketnya terdiri dari 1 blower, 1 sikat sedang, 1 kain, 1 botol kecil cairan pembersih, 1 sikat kecil dengan ujung satunya berupa semacam spons/karet lunak. Harusnya saya googling lebih lama n coba pake cotton bud yg lembut instead using “sapu kecil berujung spons” ini. Then it happened. Bukannya viewfinder bersih, tapi malah ada garis abu-abu di sana. Huaaaaaaaa. Saat lensa dilepas, garis abu-abu tadi berubah jadi garis yang lebih tajam. It’s scratched !!!!
My focusing screen was scratched …. langsung lemes + kalut + sebel bla bla bla bla bla ….
Geblek … dodol … mestinya begitu diblower ga ada hasil, saya harus segera bawa ke ahlinya. Tanggal 3 bawa si D40x ke BKP, si Anto bilang focusing screennya positif scratch, mesti diganti. Plus tuh debu brengsek sepertinya nempel di prisma-nya. Jadi aku harus ke Alta karena cuman mereka yg punya stok n sekalian bersihkan prismanya, BKP langsung konfirmasi ke Alta via telpon saat itu juga. Tanggal 5 maen ke Alta. Ama mas di frontdesk kameraku dicek ulang, same conclusion. Sayangnya stok focusing screen D40/D40x sedang habis. Dan mereka lagi nunggu shipment stok berbagai spare-parts Nikon yang sekiranya datang tengah bulan ini.
Jadi aku disarankan untuk telpon lagi sekitar tanggal 14-15 Januari buat konfirmasi. Kalo ada, aku tinggal ke Alta lagi. *Lega*
Well, foto-foto di Malaysia mayan bagus buatku yang notabene cuman pemula di DSLR π

Gedung pas di depan gerbang Petaling Street
lensa kit 18-55 pada f/11
speed:1/160
ISO 100 + Aperture priority + CPL filter

Gedung di seputaran Merdeka Square. Ada bercak di kiri atas + di atas bendera tengah π
lensa kit 18-55 pada f/22
speed:1/50
ISO 100 + Aperture priority

Well, the twin towers …
lensa kit 18-55 pada f/4
speed:1/4
ISO 200 + manual + Tripod
Jika di Bangkok kemarin saya full menggunakan Sigma 30mm f/1.4 HSM, di Malaysia ini lebih sering menggunakan lensa kit-nya D40x (18-55mm f/3.5-5.6G ED II).ΓΒ Tapi sempat juga beberapa kaliΓΒ ganti lensa dengan Sigma dan pake tele Nikkor 55-200mm f/4-5.6 ED VR. Mungkin acara ganti-ganti lensa tanpa memperhatika “sanitasi” lingkungan ini yang membuat viewfinder/prisma Nikon saya kotor.
*Sigh*
Selamat Tahun Baru 2008
Desember 2007 berakhir dengan beberapa tragedi.
Dari bencana banjir bandang yang melanda sebagian wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur hingga tragedi pembunuhan Benazir Bhutto.
Makin nambah tahun, makin banyak orang keblinger. Lupa tetangga, royokan harta, sodok sini tendang sana … duh pejabatpun isinya banyak yang durjana. Semoga di tahun baru ini semakin banyak orang benar yang diajukan ke permukaan oleh Allah SWT. Orang-orang yang dapat memimpin negeri ini dan juga di negeri-negeri lainnya muncul orang-orang serupa. Sehingga damai makin cepat dapat tercapai dan bumi yang makin rentan akibat ulah penghuninya ini bisa lebih terawat.
Decy, hope your family are OK bro in Bojonegoro. Teman-teman yang sanak-saudaranya di Ngawi (Bagus), Madiun (Cak Khudi, Prasz, Bundhoot dll) dan daerah lain yang sekiranya tertimpa banjir, semoga segera diringankan bebannya dan diberikan ketabahan.
Semoga saya bisa menjadi orang yang lebih baik dalam segala dari tahun-tahun sebelumnya, terutama tahun kemarin saya rasa kok the lowest point i’ve ever achieved.
Biyuh …
Sekali lagi, selamat tahun baru buat yang merayakan. Tafakur akan lebih baik dari pada hura-hura. Ingat, masih banyak saudara kita yang menderita. 2 bulan ke depan prakiraan cuaca sepertinya makin parah … be prepared
Happy Birthday, SLANK !!!
I wanna say happy birthday to one of my fave band
SLANK who celebrate it’s 24th birthday this month
Well my bday it self is Dec 24th π
Konser mereka yang menakjubkan yang pernah aku lihat salah satunya adalah Rockstra November 2000 di JHCC, Jakarta. 3 band rock tampil dengan gubahan musik orkstra Erwin Gutawa. Dewa, GIGI dan Slank tampil dalam satu panggung.
Racikan rock baru berasa saat GIGI take on the stage … Dewa adem ayem ajah, cuman jejeritan para cewek yang mengiri penampilan mereka. Once yang baru gabung menggantikan Ari Lasso masih belum nge-tune total dan sering ga ngangkat vokalnya (iya lah dibandingkan vokal melengking Ari). Dan begitu Slank naik panggung, the night was totally changed. Saking noraknya waktu itu plus saking hebohnya Slank, saya sampe mo lompat dari area VIP (dont ever nonton rock di area VIP) down to festival area. Tapi apa daya keburu diamankan pertugas dan “ditunjukkan ke jalan yang benar” menuju depan panggung π Hehehehehehe, malu seh … but who cares, nobody knows me … err ga juga sih. Ada rombongan keluarga Servia yg pro banget ma Dewa yg kenal baik ma saya π tapi EGP lah
Travelling to KL
Well, I’m going to KL for short vacation π
Me and Decy and some friends have made plan that this year we will backpacking outside Indonesia. And since about … err 3 months ago we’ve arranged everything. Plane ticket done, hotel voucher done … but from 5 people, only me and Decy will go travelling. Arrgghhhh the other 3 are just sux π
3 months ago we decide to go to KL, because we’re boring with Singapore π Ahahahahahahaha. Not really like that. It’s more because we had a cheap plane ticket fare to KL using Air Asia , and fortunatelly we also managed to book a hotel in Chinatown area. Hotels in Bukit Bintang area are fully booked. Pheww…
Well, packing is done but I need to recheck it again because this morning I thought I lost my wallet. I’m affraid it’s a bad sign … thank God I just forgot where to put it last night (after 1 hour stress looking for it all over the house :P)
I hope we will have nice weather there for taking pictures (plan to go to Malacca also)
And then not beathen up by those uneducated pasukan RELA for no reason. We’re tourists, not illegal immigrants π
dah ah … π
Pirates leaderboards this week
Wanted, Lens Hood 62mm for Sigma
I got an additional lens for my Nikon D40x. It’s a Sigma AF 30mm f/1.4 EX HSM DC. This lens performance is great specially in low light.

But I’ve made a terrible mistake with this lense.
I dropped the lense hood and my friend accidentally step on it.
AAA AAARRRRRGGHHHHHHHHH
It’s broken into 3 pieces and still haven’t found the replacement till now π
It’s Sigma Lense Hood LH715-01 (Petal hood).

Already ask friends in Japan and Hong Kong to look for the replacement. Hope they’ll find one.
Anyone has that hood or another type which might compatible with Sigma lens ring 62mm ?
note:
Gundam photos below was taken using this lens π Most of my pictures during traveling in Bangkok were also taken using this 30mm lens :p



