macOS.Gaslight | Saat Malware Menargetkan AI Agent Analisnya, Bukan Sistemnya

macOS.Gaslight

“Gaslight is a warning signal: as AI enters security operations, attackers are starting to target the AI layer itself.”

Seperti quote di atas, Gaslight adalah sebuah malware di lingkuyang dibuat menggunakan bahasa Rust yang menyisipkan payload prompt injection yang dirancang untuk membingungkan dan menipu tool AI milik security analist agar membatalkan atau menolak analisis.Mengutip laporan dari SentinelOne Labs, Gaslight diduga kuat berasal dari group hacker yang berafiliasi dengan kelompok cyber crime Korea Utara.

Malware ini memiliki kemampuan unik: dia bukan hanya mencuri data, tapi juga mencoba menipu sistem AI yang digunakan analis malware agar menghentikan proses analisisnya itu sendiri. Dia akan membuat semacam embedded cascade system-failure messages palsu. Ini menjadi sinyal bahwa AI-assisted security pipeline mulai menjadi target baru cyber attack .

Gaslight menggunakan Telegram bot sebagai channel command-and-control (C2). Melalui mekanisme polling, attacker bisa memberikan perintah jarak jauh dan menerima hasil eksekusinya. Menurut analisa SentinelOne setidaknya ada 6 remote command yang digunakan malware ini, yaitu:

  • help, menampilkan pesan bantuan untuk semua command yang ada
  • id, untuk identifikasi target ke si attacker
  • shell, untuk eksekusi shell command via execvp
  • kill, untuk terminate target process berdasarkan PID
  • upload, untuk transfer file ke attacker via mekanisme “attach://” Telegram
  • stop, untuk menghentikan eksekusi malware di mesin target

Selain itu, malware ini juga memanfaatkan LaunchAgent macOS untuk menyamarkan dirinya supaya tidak mudah dikenali.

SentinelOne: Embedded LaunchAgent menggunakan label com.apple.system.services.activity
Continue reading

Kenapa fastfetch?

Hari ini hari ke-26 bulan Ramadhan tahun 2025. Sambil menunggu sahur, saya eksekusi rencana untuk upgrade operating system laptop dari MacOS 14 Sonoma ke MacOS 15 Sequoia. Fresh install.

Tralala yada yada, setelah hampir 2 jam akhirnya proses instalasi selesai termasuk tweaking, O/S update beserta instalasi beberapa aplikasi & tools basic untuk kebutuhan saya sehari-hari.

Salah satu tools yang pasti saya install adalah neofetch. Sebuah tools, text-base, yang akan menampilkan informasi mengenai sistem kamu (O/S + hardware dan penggunaanya) dengan format tampilan yang keren di terminal window.

source: https://github.com/dylanaraps/neofetch

Keren kan? Sayangnya neofetch ini sudah tidak diteruskan lagi pengembangannya per 26 April 2024 lalu. Repo github-nya pun sudah diarsip dengan update terakhir di tahun 2020.

Di homebrew MacOs pun paketnya sudah dinyatakan deprecated dan akan dimatikan per 4 Mei 2025 nanti.

Screenshot

Nah, ada banyak tools alternatif pengganti neofetch dan pilihan saya adalah fastfetch. Dia punya kemampuan lebih dibandingkan neofetch. Lebih faster (ciye, ala anak jaksel), lebih banyak fitur, support Wayland (Neofetch technically nggak. Kebetulan saya ada Linux & FreeBSD box yang pakai Wayland), dan yang penting projectnya masih aktif diurusin.

Continue reading

How To Install Java on Your New Java-less macOS

OK, it’s 2021 and you got new Macs. Or maybe you just finished upgrading your macOS to Catalina or Big Sur and found there is no Java anymore. This article might help you with that.

As widely known, Oracle announced that the Oracle JDK 8 builds released after JAN 2019 will not be free for commercial use. Since OS X 10.7 Java is not (pre-)installed anymore. Well, I’m not a fan of Java myself (i stop using it after Java 1.6 i guess). But since I’m also tinkering with Android (and Kafka), I have no choice but put Java in my dev machines.

Instead using Oracle’s, I will use OpenJDK.

There are several ways to install OpenJDK to your Mac.

  1. Simply install the prebuilt OpenJDK binary.
  2. Install via homebrew
  3. Compile the source codes your self 😛
Continue reading