What’s wrong with KlikBCA? (AGAIN!!)

Finally, I have free time to play with my Macbook today. Studying its "anatomi" and "behaviour"-nya. Spent almost 4 hours. It’s nice Leopard make my life easier when connecting to internet using my Nokia N73me 🙂 One thing me and co-that found so irritating on Tiger …

 Well, I’ve installed Firefox and Opera browser but still no hope trying to install ies4osx (running IE via wine, just like ies4linux). Then I remember that I need to topup my prepaid number and also my sister’s number. Accessing klikbca, choose the menu to topup, and i got this screen

 

What the …. is this because the mac, the safari or what? Tried to access using Firefox, it still display same screen %$($($

Then I select "Informasi Rekening" for checking my account balance, and I got this

What the f**k BCA, where’s my money?
It should be around IDR 2 millions there and now … GONE!!!!!! Nothing!!!!
Tried to access using Firefox (still in Mac), my balance still nothing … !^($!%$%!($%!*$)!)$)!%$)

I experienced this kind of problem with KlikBCA on april last year, and it happens again. 

Well BCA, what’s your explanation?!! Where’s my money?!!

Internet Banking Pemata & “Tombol” Logout

Kebetulan punya account di bank permata (eks Universal), dan dari pada ribet-ribet saya sering pakai Internet Bankingnya.

Untuk account query, lambat banget dibandingkan klikBCA.

Untuk security … saya lebih prefer menggunakan token seperti klikBCA dibandingin pake TIN/PIN

Yang paling nyebelin, "tombol" logoutnya ga jalan kalo ga pake IE … SUX! Ga bisa menggunakan Firefox, Flock, Opera atau Safari di Mac maupun Windos deh.

Jadi mau-ga mau saya harus akses pematanet pake IE & Windows (pernah pakai ies4linux)

"Kan bisa pake add-ons IETabs"

Iye kalo pake windows. Lha kalo pake FreeBSD? emang ada gitu engine IE buat FreeBSD? So far yang saya tahu sih blom ada

Kemungkinan sih penyakitnya ada di sini

Continue reading “Internet Banking Pemata & “Tombol” Logout”

Photoshop-on-Linux

Google telah mengumumkan dukungannya (dana) untuk membuat versi Windows dari Adobe Photoshop dan produk Creative Suite lainnya dapat berjalan bagus di komputer-komputer bersistem operasi Linux. Untuk itu Google menyewa Codeweavers – pembuat perangkat lunak Wine – untuk membuat Photoshop berjalan dengan lebih baik di Linux. Walaupun belum tentu semua produk Creative Suite akan mendapatkan dukungan dana untuk pengembangan supaya dapat berjalan di Linux, tapi yang jelas Photoshop-on-Linux saat ini menjadi prioritas Google.

Google sendiri sudah menggunakan wine untuk aplikasi Picasa versi Linux miliknya. Picasa digunakan untuk editing, tagging dan upload foto. Ya, saya pengguna picasa. Hasilya bisa dilihat di kotak-kotak foto disidebar kanan blog ini (iklan :P)

Nah apa itu wine? Banyak yang menyebut bahwa wine adalah emulator. Namun wine sendiri singkatan dari "Wine Is Not an Emulator". Nah kan? Bingung?
Hehehehehe, jadi begini, wine adalah sebuah perangkat lunak yang memungkinkan sistem operasi Unix yang berjalan di komputer berasitektur x86 (PC dengan CPU Interl atau AMD yang kebanyakan dikenal orang saat ini) untuk mejalankan program-program yang aslinya dibuat untuk dapat berjalan di sistem operasi Microsoft Windows. Wine akan melakukan intersepsi perintah-perintah Windows dari program tersebut, mengubah/mengkonversikannya menjadi instruksi-instruksi untuk kernal Linux dan subsistem grafisnya.

Berdasarkan survey yang dilakukan Novell, Photoshop menempati peringkat pertama sebagai aplikasi non-Linux yang diinginkan supaya dapat berjalan di Linux. Perangkat lunak lain yang didambakan pengguna Linux berdasarkan polling tersebut diantaranya adalah Autocad, Dreamweaver, iTunes, Macromedia Studio, Flash, Quicken, Visio, Quickbooks, Lotus Notes.

Nah karena saya ga punya duit buat beli Photoshop, sepertinya saya stick with GIMP ajah dulu 😛 iTunes would be very nice if it has the native Linux version. Tapi saya ga punya iPod, cuman Creative Zen Neeon yang udah berumur 3 tahun sekarang. Jadi menggunakan Banshee  dah cukup lah 🙂 Visio … ah itu termasuk yang saya idamkan. Kurang puas dengan Dia. Ngga network admin friendly … jadi kalo bikin diagram networking ga senyaman Visio. Saya ga butuh Quicken/Quickbooks, untuk personal financial management saya bisa pake KMyMoney, GnuCash atau beli Moneydance ajah $29.99. Autocad skip, saya ga pakai. Dreamweaver? Saya berhenti pakai wysiwyg editor sejak eneg dengan betapa kotor dan tidak rapinya source code hasil Ms Frontpage sekitar tahun 1997 lalu.

Yahoo: Microsoft? No Thanks

Awal Februari lalu, perbincangan sektor ekonomi – teknologi ramai dengan berita rencana akuisisi kelas besar. Kapitalis software raksasa Microsoft ingin mengakuisisi Yahoo (dalam bentuk cash/saham) senilai US$ 44,6 milyar. Kalo di kurs ke rupiah bisa lebih dari 410 trilyun, entah setara dengan dana APBN berapa lama. Yang jelas itu kalo ditaruh di Indonesia akan merupakan kue yang sangat besar dan nikmat untuk dikorupsi.

Anyway, rencana akuisisi Microsoft tersebut menuai banyak tanggapan baik pro, netral maupun kontra. Mulai dari para pakar ekonomi sampe pengguna internet biasa seperti saya ini. Mulai dari para spekulan saham sampe para geek yang anti Ms 🙂

Nah senin kemarin (11/2), Yahoo secara resmi menyatakan menolak tawaran Microsoft.
Alasannya?

"Sori jek, tawaran elo terlalu murah. Nyang bener aje"

Nah jadi para pecinta Yahoo yang ga ingin layanan Yahoo yang sudah bagus selama ini terkontaminasi oleh Ms jangan keburu senang. Kalau Microsoft berani nawar lebih tinggi, Yahoo ada kemungkinan merelakan dirinya untuk dijual. Beberapa sumber menyebutkan bahwa Yahoo "mungkin" akan menerima tawaran dengan nilai US$40/saham nya. Tawaran Microsoft awal awal Februari lalu bernilai US$31.

Sekiranya terjadi, merger Yahoo-Microsoft akan menjadi merger perusahaan IT dengan nilai terbesar yang pernah ada dalam sejarah selama ini. FYI, sewaktu HP membeli Compaq tahun 2000, nilainya kalo ga salah sekitar US$25 milyar. Lenovo beli divisi PC nya IBM, nilainya cuman $1.75milyar.

Nah, apa yang akan dilakukan Redmond berikutnya untuk menggaet Yahoo sebagai mesin uang baru lewat search engine dan sistem iklannya? Ya, Yahoo di proyeksikan sebagai pos income karena MSN sendiri kok cendrung jadi titik pengeluaran dibandingkan pemasukan. Yah, abisnya among the other 2 (Google & Yahoo), MSN kan yang paling sux  worldwide 🙂

Is your bleki working today?

Is your bleki blackberry working today?

Diberitakan bahwa hari ini (12/2) si bleki blekberi mengalami outage untuk wilayah US dan Kanada. Jadi si bleki ga bisa dibuat untuk terima ataupun kirim email, register device, roaming, akses internet (termasuk browsing).Yang jelas, operator sana (AT & T, Verizon) menyebutkan bahwa problem bukan di jaringan telekomunikasi mereka. Tapi lebih di device blackberry sendiri. Cuman si RIM, perusahaan yang ngeluarin si bleki ini ga mo ngasih keterangan penyebabnya apa dan estimasi perbaikannya berapa lama.

"RIM officials did not return phone calls", begitu nyuplik berita di Yahoo News. April kemarin waktu jaringan bleki lumpuh, si RIM juga ga ngasih penjelasan.

Entah outage ini ada efeknya ga untuk para pengguna blackberry di luar US & Kanada.

Me, Blogger and Multiply

If blogging is considered as writing an online journal, then I’ve started years ago since I knew how to build a webpage using HTML. Thanks to geocities 🙂 It was on geocities.com/heartland/ranch/some_number_i_couldnt_remember 😛 Then i made several sites again at bravenet and some other free webhosting providers. Due to my tight schedule @the office, I have no much time to play with web designing for my own self. Then on 2004 I continued blogging using blogger.com.

Well, blogger.com (kidy.blogspot.com) actually provide me more than enough to do simple blogging. It has a dashboard which is easy to navigate, archives, I can change the layout, BloggerAPI. I also joined multiply (nuykidy.multiply.com), which is also offering me a blog service. What I felt as disadvantages using Blogger.com (and Multiply) were space. I have to put all my files, images, scripts, css for my layout somewhere else out of the blogger.com. It could be tricked acutally for images, but still it didn’s satisfy me. Furthermore when I started developing a modul that enable me to submit a post via SMS & MMS (using BloggerAPI and later change to AtomAPI).

Continue reading “Me, Blogger and Multiply”