#mudik the series 2013, still at home

I’ve planned to go for #mudik today, but until now i’m still lying all my bed :p

The thing is i couldnt sleep until around 6am, although feeling so sleepy few hours back *and that’s when i left 8 hydro coco at 7-11 Bintaro* Woke up at 8am busy with arranging things inside my house, check and recheck the bags. Watching HBO (save the last dance 2, jack and jill) Feel so sleepy again on 2pm and i still have to bring Akane to the car wash.

Aaarrrghhhhh! It’s like a lyric from Arkarna old song, “so little time so much to do…”

Woke up again at 4pm and got updates from some friends on the road that traffic condition is still in the worst scenario than i’ve calculated. AgusC was reroute to #sadang and then jatiluhur and then reroute again back to #cileunyi. Live traffic from jasamargalive.com shows that cikampek up until exit toll at KM.72 is fine, many many reports said it stuck at #cikopo.

Exit #dawuan also reported stuck and the near end and it probably will be routed to somewhere else i dont know.

Pantura line is still in code red specially around cikopo-jomin and few kilometers after that.

Hmm, I think i better continue to sleep to gain strength :p wait for the night report and decide after that. Euh… feel somekind like burning inside my stomach 🙁

I am @nurikidy and this is the opening of my #mudik the series year 2013 blog posts *yawn*

Problem with NextGEN Gallery v2.0

Yesterday i found something weird in my wordpress admin section.
It seemed that all the layout is kind of … messed up. I was not tinkering with any of the codes lately. Even if I did, i always do it with my local copy and test it first in my macbook. So it must be something related with the themes or plugins.

Theme is OK, not making any code change even the css. I did the standard procedure on plugins check. Disable ’em all and then activate it one by one. I’m not using many plugins, they’re just Advanced Excerpt, Akismet, Bookmarklet, Instapress, NextGEN, WP SEO, WP Supercache and WP to Twitter. And the culprit is NextGEN Gallery by Photocrati v2.0.

Just remember that I’ve updated NextGEN couple days ago. The name was only “NextGEN Gallery” 🙂 After Googling for a while, I found that there are many reports regarding to version 2.0 that causing problem here and there. Some getting PHP errors, white blank screen and in my case is breaking the layout of admin section.

So, what i did after that is re-installed the 1.9.3 and voila, everything back to normal again.

Here are some screenshot I took this morning after seeing a statement in my plugins update status. It says “Compatibility with WordPress 3.5.2: 100% (according to its author)”. Well I’m sorry photocrati, i have to say it’s not 100%, not like the 1.9.3.

It’s not 3.6 ready also, same thing happen


Before any updates, all element (text bar, button, checkbox etc are fine)

update notifiction, says working fine with 3.5.2

list of my plugins

updating the NextGEN 2.0

Layout start breaking

Layout start breaking

Layout start breaking

Layout start breaking

Layout start breaking

Layout start breaking

deactivate the nextgen gallery plugins

rollback to nextgen galler v1.9.3

rollback to nextgen galler v1.9.3

everything back to normal after rollback

everything back to normal after rollback

everything back to normal after rollback

10% Transaksi Starbucks dari Mobile Device lho…

IMG_8982

Satu cup Americano coffee di Starbucks harganya sekitar Rp 20ribu. Di bandara kayanya lebih mahal lagi. Kopinya jauh lebih nendang dibanding bikinan The Coffee Bean & Tea Leaf. Masih lebih nendang kopi tubruk di kampung sih 😛

Walau buat sebagian orang mungkin Rp 20ribu itu adalah receh, tapi harganya kalo dipikir-pikir bikin nendang dompet juga lho. Kalo kamu maniak kopi dan menghabiskan jatah 2-3 cup (kopi Starbucks) tiap harinya ya tinggal berhitung deh.

But it’s become a lifestyle already, specially in big city like Jakarta. What can i say?

Tahu ngga kalau Starbucks adalah brand nomor 4 terbesar di Facebook maupun di Twitter menurut socialbakers.com. Total fans hampir 35 juta dan follower @Starbucks di angka 4 juta lebih.

Nah terkait dengan recehan kopi di atas, ada satu hal yang mo saya sampaikan. Kalo di foto si Danbo dan Kevin pamer Starbucks card (semacam BCA Flazz, saya dapatnya 2 bulan lalu waktu Starbucks ultah). Tapi sejak November 2012 kemarin sebenarnya Starbucks sudah memperkenalkan metode pembayaran baru yaitu menggunakan Square Wallet, sebuah platform mobile payment system. Jadi cukup scan QR Code atau tap NFC dari ponsel ajah. App nya juga ada. Dan strategy ini bisa dibilang menuai sukses sekarang.

Menurut laporan dari Wall Street Journal, pebelian via mobile device ini menyumbang 10% dari total transaksi warung kopi internasional ini di Amerika. Angka yang jauh melebihi harapan.

Ga lama lagi, Starbucks juga akan meluncurkan layanan wireless charging untuk beberapa lokasi di Silicon Valey. Wah  rombongan Mozilla Summit 2013 yang Oktober nanti akan ke Santa Clara bisa nyobain fasilitas nge-charge smart device-nya w-i-r-e-l-e-s-s-l-y. Hmm, tapi harus punya Powermat dulu yah?

Omong-omong, harga kopi di RM Putri City Plaza juga mayan nendang tuh. Mending nyeduh ndiri kopi ka*** api dan sejenisnya *sigh*

Antara Mozilla, Minion dan Blackberry

MozillaMinionBWSketchGa usah repot-repot ngantri di McD buat ngumpulin Minion.
Kenapa?
Karena Mozilla ngasih Minion gratis buat para developer 😛
Maksudnya?
Jadi begini. Mozilla baru-baru ini meluncurkan sebuah open source project yang dinamakan Minion, sebuah platform security testing baru yang dapat diotomatisasi. Walau targetnya untuk para developer, platform ini memungkinkan tim manapun (tim QA, Business Development, UX etc) dapat melakukan setup basic security requirements untuk sebuah aplikasi dan kemudian melakukan scanning dan testing secara otomatis. Tentu saja tim penguji ini harus seting dulu batas-batas treshold untuk plugin-plugin Minion yang akan digunakan.

Minion mudah untuk dioperasikan, yah karena memang tujuannya itu sih. Simple, mudah dipasang, mudah digunakan, mudah untuk di-extend dan cukup fleksibel untuk diintegrasikan ke workflow development ataupun operation apapun.

Cara kerjanya sederhana. Kita login ke Minion dan mulai scanning web app/web service kita. Saat ini ada 3 fitur utama Minion yang bisa kita pakai. Ada port scanner, web fuzzer dan penetration test. Cuman fiturnya ga berhenti di sini saja. Seperti yang saya singgung di atas soal kemudahan untuk extend, kitapun bisa bikin plugin/fitur sendiri. Oleh karena itu, Mozilla sendiri menyatakan kalo Minion ini adalah sebuah Platform bukan security tool.

Secara garis besar ada 3 komponen utama di dalam Minion ini, yaitu:

  • Plugins – semacam wrapper yang melakukan tugas-tugas seperti konfigurasi, menjalankan atau menghentikan sebuah skenario tes, menerima serangkaian callback dan memberikan respon jika data callback tadi tersedia.
  • Task Engine – inti dari platform ini. Task Engine menyediakan API untuk mengelola Plans (kumpulan dari plugins dan konfigurasi), kumpulan data user, situs dan service serta hasil eksekusi dari Plans (kita sebut saja tes skenario deh) yang telah dijalankan.
  • Front End – interface untuk mengoperasikan maupun untuk administrasi si Minion ini.

Gambaran arsitekturnya sebagai berikut:
Minion-03-diagram-draft

Nah cerita antara Mozilla dan Minion (yup, bukan minion yang itu he he he) cukup segitu dulu.
Sekarang adalah cerita antara Mozilla dan Blackberry (bukan RIM lagi yah)

Masih terkait dengan security, Mozilla berkolaborasi dengan Blackberry di Peach, sebuah proyek framework fuzzing open source. Supaya ga pusing dengan istilah Fuzzing, coba baca-baca di sini dulu deh. Ga jauh-jauh dari Minion, intinya adalah metode untuk melakukan otomatisasi testing security.

Nah, Mozilla dan Blackberry ini sama-sama menggunakan metode fuzzing dengan sangat intensif untuk menguji produk-produk mereka. Mozilla menggunakan Peach untuk melakukan testing terhadap fitur-fitur HTML5 (format gambar, format audio/video, font, API multimedia seperti WebGL dan WebAudio serta protokol yang dipakai WebRTC). Tuh, jadi para pengguna Firefox maupun FirefoxOS bisa lega 🙂 Kerja sama dengan Blackberry diharapkan dapat menyempurnakan Peach Fuzzing framework untuk menguji web browser. Framework ini akan memberikan invalid (seringnya juga random) data pada sebuah program (dalam hal ini adalah browser) dan mencari-cari apakah data-data ga benar tadi itu membuat si browser bermasalah, crash dan sejenisnya yang mengindikasikan adanya memory leaks atau masalah security.

Final-jpg-Fuzzing-for-Bugs-BlackBerry-Mozilla1