Buat pengguna iPhone (iOS) maupun Android tentu familiar dengan aplikasi yang bernama Instagram. Aplikasi berbagi foto (yang diakuisisi oleh Facebook 2012 lalu) ini melaporkan bahwa mereka mempunyai sekitar 90 juta pengguna aktif per-bulan. Sekitar 40 juta foto di-upload tiap harinya. Kurang lebih sekitar 8500 foto per detiknya.
Wow!
Statistik sederhana ini cukup menggembirakan buat Instagram setelah akhir 2012 kemarin mereka bermasalah dengan terms and condition mereka sendiri. Buat yang belum tahu, Instagram dalam aturannya menyatakan diri boleh menjual foto-foto yang telah diupload ke pihak ke-tiga tanpa harus memberi tahu atau bahkan memberikan kompensasi terhadap si pemilik foto tersebut. Hal ini cukup membuat heboh dan membuat ‘eksodus’ pengguna Instagram (apalagi pengguna yang terasuk kategori High Profile seperti NatGeo) ke layanan berbagi-foto lainnya.
Lumayan sih, EyeEm langsung naik daun. Flickr bahkan memberikan bonus 3 bulan FlickrPro gratis buat anggotanya.
Huru-hara ini langsung direspon oleh Kevin Systrom, co-founder Instagram, yang melakukan pembaruan ketentuan layanan Instagram (khususnya di bagian advertising) kembali ke semula. Detilnya bisa baca di postingan blog si Kevin.
Kalau September 2012 kemarin Instagram melaporkan mempunyai seiktar 100 juta pengguna yang terdaftar di sistemnya. Maka dengan angka 90 juta pengguna aktif/bulan ini berarti total pengguna Instagram itu sendiri ada berapa yah di databasenya?
Sepertinya cocok buat bahan ulasan Wikufest berikutnya, High Scalability 🙂
Another social networking has been introduced.
Setelah sebelumnya digosipkan akan mengeluarkan merek smartphone sendiri, Microsoft kini malah meluncurkan situs social networking baru.
Situs ini masih dalam status beda, jadi penggunanya akan merangkap sebagai tester juga. Socl sendiri sebenarnya sudah diperkenalkan sejak Desember 2011 lalu. Hanya saja waktu itu untuk bisa menggunakannya, pengguna harus mendapatkan invitation dulu.
Trus apa bedanya? Dah kebanyakan layanan social networking yang beredar saat ini.
Microsoft tidak memposisikan Socl untuk menantang Facebook, Twitter, Tumbler, Pinterest atau layanan social-networking lainnya. Yah, menurut mereka sih begitu.
Microsoft sendiri menyatakan bawah Socl itu semacam mash-up dari kumpulan layanan social networking dan pencarian (search). Core Socl itu sendiri bisa dibilang ‘search’ sih. Jadi postingan/status kita pada intinya akan berupa sebuah “search”. Setiap postingan yang kita buat entah itu gambar, foto, video atau hasil pencarian lainnya yang ditampilkan akan dalam bentu kolase dan dilengkapi dengan link ke URL aslinya. Kemudian orang-orang dalam grup kita akan dapat memberikan komentar atau sharing postingan kita tersebut ke layanan social-networking lainnya. Pengguna juga dapat membuat postingan mereka sendiri berdasarkan postingan yang telah kita buat.
Fitur lain dari Socl adalah ‘parties’ yang memungkinkan user untuk ikutan menonton video online. Mungkin mirip-mirip Google Hangouts kali yah. Entahlah
Nah tertarik untuk mencoba Socl? Kamu cukup menggunakan akun Facebook atau Microsoft ID kamu untuk login ke Socl.
Nah buat para pengguna iPhone, Instagram baru saja mengeluarkan update. Dan update ini bisa dibilang update besar Instagram yang pertama pasca dibeli oleh Facebook.
Fitur-fitur apa sajakah yang ada di update versi 2.5 ini?
Sepintas sih tidak ada perbedaan dari tampilan antarmuka nya. Tapi ada tab baru bernama Explore menggantikan tab Popular sebelumnya. Perhatikan icon bintang dengan kompas pada gambar di atas ^_^
Bisa search user dan tags dari Explorer, ga harus ke menu search dulu
perbaikan di sistem komentar
autocomplete username untuk searching orang-orang yang telah kita follow
optimalisasi kecepatan proses
improvisasi tampilan
ada menu opsi untuk share likes photo yang kita lakukan ke Facebook (seperti 500px)
foto instagram kita yang muncul di timeline Facebook likes nya jadi terintegrasi satu sama lain. Thanks to Open Graph
shortcut ke Camera Roll. Buat kalian yang suka upload foto-foto yang sudah diambil sebelumnya dan tersimpan di Camera Roll, sekarang ga perlu tap 2x (tap kamera, tap camera roll) untuk ke sana. Sekarang tinggal tap icon Camera, tahan sebentar dan kamu akan langsung masuk ke Camera Roll.
My friend @denisz used to ask me to install multi platform messaging/chat apps.
I remembered that one day he told me to try Beluga — i oftenly spell it wrong as ‘Belagu’ 😛 — on my iPhone
After few weeks trying, we found that Beluga is not good enough or at least not interesting for us anymore.
We now stick to Kik and WhatsApp.
So, why i write about this little whale 2am in the morning?
Some of you may be dont know that Beluga has been bought by Facebook around March 2011.
I think because of Facebook chat only alowing one-to-one chat only, they need a system that will enable the Facebook users to do group chat. And by acquiring Beluga system, the social network giant is getting serious with the idea.
Unlike its past acquisitions, Facebook has acquired both the product and the team of Beluga. Well, there are only 3 ex-Google persons in Beluga team 😛
But today the story has changed.
Beluga app will be shutted down. The little white whale will swim to the sunset.
Acording to Beluga blog,
“Starting November 11, you’ll no longer be able to use Beluga to send messages,
but you can still get to your old messages on the Beluga app and website.
If you want, you can also download an archive of your pods.
On December 15, the Beluga service will shut down completely,
and you’ll no longer be able to access your old pods or messages.”
Is Beluga that bad so Facebook want to kill it? Nope.
I think because Facebook has launched the Facebook Messenger App (based on Beluga tech of course, last update is Oct 26, 2011). The Facebook Messenger App is available for iOS, Android and Blackberry in 22 languanges 😉
That is why they need no whale anymore.
And these are the Facebook Messenger features:
Send messages instantly to other friends who have Messenger
Chat with friends who are on Facebook
Get free push notifications for incoming messages
Add location and photos to messages
Reach friends via text message if they don’t have Messenger yet
Access sent and received messages on both Messenger and Facebook
Create group conversations for making plans on the go
Add more friends to group conversations at any time
Control alert and location settings for each conversation
Buat pengguna iPhone, iPad, iPod Touch rasanya pasti pada kenal dengan aplikasi yang namanya instagram.
Belum tahu? Waduh…
Instagram itu adalah layanan berbagi foto -gratis- yang didesain untuk perangkat iOS seperti tersebut di atas. Ga cuman berbagi foto saja, aplikasi Instagram ini menyediakan berbagai macam filter foto menarik dan fungsi tilt-shift yang bisa kamu gunakan untuk mengolah foto-foto yang ingin di-upload. Foto-foto tersebut dapat berasal dar jepretan aplikasi instagram sendiri maupun dari aplikasi lain, misalnya Camera app dari iOS. Â Atau bahkan dari koleksi foto yang ada di Camera Roll/Picture Library kamu.
Instagram memiliki konsep social networking di dalamnya dan juga berintegrasi dengan media social networking terkenal yang ada saat ini. Jadi di dalam Instagram kamu bisa mem-follow orang lain maupun sebaliknya di follow oleh orang lain. Selain itu, foto kamu juga dapat tampil d Facebook, Twitter, Foursquare, Posterous, Tumblr hingga Flickr.
Jadi, tidak heran jika Dan Frommer dari Business Insider menuliskan kalo Instagram adalah aplikasi startup iPhone paling Hot di tahun 2010. Per Mei 2011, dengan hanya 4 orang pegawai, Instagram melayani sekitar 4 juta pengguna.
Ok, setelah pembahasan tentang In-Stagram, sekarang apakah Web-Stagram itu?
Instagram saat ini adalah murni iOS app, walaupun Burbn, Inc (perusahaan yang membuat Instagram) sudah membuka API nya, saya sendiri masih belum melihat ada aplikasi Instagram yang dijalankan di platform lain seperti Android atau Symbian misalnya. Atau Blackberry. Selain itu, yang berasa kurang (paling ngga saya ngerasa begitu) adalah “tidak ada”nya web interface dari instagram ini.
Ok, ada http://instagram.com/ tapi itu cuman landing page saja yang hanya berisi keterangan umum mengenai aplikasi dan link ke iTunes Store.
Ada http://instagr.am/ yang berfungsi untuk preview satu foto kita yang kita share ke social networking sites (twitter atau facebook misalnya). Mengambil contoh foursquare atau facebook, Instagram tidak/belum memiliki web interface di mana kita bisa melihat foto-foto yang sudah kita upload lengkap dengan komentarnya, maupun melihat foto-foto orang-orang yang ada dalam jejaring sosial kita di instagram.
Karena banyak yang merasa dan (mungkin juga) butuh fitur ini, maka kemudian muncul layanan Webstagram. Aplikasi web buatan @jmworks dan @lumines02 pada dasarnya berusaha menyimulasikan fungsi-fungsi yang ada di iOS app minus fungsi upload. Webstagram (melalui Instagram API) akan “mengambil” data foto, feeds, komentar dan lain sebagainya kemudian merangkainya menjadi satu ke dalam sebuah interface web.
Jadi memudahkan para pengguna Instagram untuk browsing maupun saling berkomentar.Webstagram juga memiliki fitur unik seperti My Liked yang berisi history/daftar foto yang kita suka, Hot yang berisi tag paling sering digunakan di instagram -semacam trending topics di twitter- serta hot instagramers (kayanya yg follower paling banyak, seleb Instagram lah 😀 ), dan ada juga Photo of The Day.
Nah, buat kamu Instagramer yang belum mencoba layanan ini, tinggal bukan browser kamu dan akses ke webstagram.com. Cukup gunakan login Instagram kamu untuk mengaksesnya.
Seminggu kemarin ga ada ide mo posting blog tentang apa. 1 photo everyday selama desember ga tercapai. Tapi made couple photos in one day sih sering gara-gara keranjingan foto blur.
Jadi apa saja yang terjadi selama minggu pertama 2011 ini?
Tanggal 2 kemarin hunting bareng teman-teman baru dari G-team alumni SMA 3bandung di Imah Seniman, Bandung. Foto-foto menyusul (bahkan edit-edit foto dikit ajah lom sempat euy)
G Team, photo by yopie kosasih
Kemudian yang masih anget dari panggangan adalah berita soal Facebook mo tutup.
ervan tweet 🙂
Awalnya dari tweet Om Ervan
ervan25 +1billion RT @cicik: Oh Dear God, selamatkan diriku dr ribuan facebooker tolol yg akan kirim BM & FB Messages saying “Selamatkan Photo² mu!”
Masih saja yah *ga habis pikir*
Banyak dari kita, orang Indonesia ini yang ga punya pikiran (ok deh pikiran pendek) yang asal maen forward segala berita tanpa check & re-check dulu kebenaran serta keabsahan isi berita maupun sumbernya itu. Kalau dulu mengganggu via mailing list, sekarang via BBM dan Facebook Message. Bweh..
Alhamdulillah, I’ve ditched my Blackberry away.
Dan pagi tadi sepertinya hoax Facebook 2011 itu dibahas di salah satu tv nasional.
Apa sih hoaxnya?
Diberitakan bahwa Mark Zuckerberg mengumumkan kalau dia akan menutup Facebook pada tanggal 15 Maret nanti. Konon kabarnya, si Mark ini dah kelewat stress ngurusin perusahaan berwarga 500juta ini dan mending ditutup ajah biar dia bisa nyantai-nyantai.
Dari mana sumbernya?
Kalau pada pinter dan mo googling, bakal langsung nemu kalo ini hanyalah rumor bin gosip van hoax dari weeklyworldnews.com. Tepatnya sih ini berita fiksi ajah kaya fanfiction kalo di manga-manga jepang lah.
Januari 2 tahun lalu, situ ini melansir hoax juga yang mengatakan kalo Megan Fox itu cowok.
Dan yang mungkin bisa jadi heboh di koran lokal pasca UFO kemang (hai hai abi, masih di kantor bikin UFO?) adalah UFO KEMANG ITU BENAR, UFO-UFO TADI BAKAL NYERBU BUMI DI TAHUN 2011 INI!!!! PREPARE YOUR SELF!!!
Yang bener, loe? Sumbernya dari mana?
Now you ask 🙂 Why dont you google first? Ah nevermind …
Mashable.com mendapat official letter dari Larry Yu, direktur Corporate Communications-nya Facebook yang menyatakan bahwa berita tentang 15 Maret tersebut hanyalah kabar bohong belaka.
Sedikit statistik yang terjadi pada Facebook 20 menit menjelang tahun baru kemarin.
Komentar: 10,208,000 tiap 20 menit
Upload foto: 2,716,000
Update status: 1,851,000
Shared links: 1,000,000
Posting ke Wall: 1,587,000
Foto yang di-tag: 1,323,000
Faceboook message: 4,632,000
Friend requests yang disetujui: 1,972,000
Undangan kegiatan/event yang dikirim: 1,484,000
Sedangkan perubahan Status Relationship selama 2010:
43,869,800 ke single
3,025,791 ke “it’s complicated”
28,460,516 ke “in a relationship”
5,974,574 merubah statusnya ke “engaged”
36,774,801 menikah
Eminem (23,729,700) jauh lebih di sukai dibandingkan Barrack Obama (17,229,885)
Kemudian dilansir dari New York Times. Facebook sekarang ditaksir bernilai sekitar USD 50 milyar, setelah minggu pertama 2011 ini mendapat suntikan dana sebesar USD 500 juta dari Goldmand Sachs. Keuntungan Facebook sendiri estimasi pertahunnya sebesar USD 2 milyar. Ini membuat MySpace benar-benar menjadi My Empty Space deh sekarang di perang social networking website 🙂
Wah, ga heran kalo Zuckerberg jadi “amat sangat stress sekali” mo nutup pa ngga 😛 Tinggal si Facebook ini siap go public pa ngga. Kalo ga bisa jadi perkiraan Douglas Rushkoff di CNN “Facebook hype will fade” ini bisa jadi kenyataan.
*sigh*
Era sosial media ini menggiring kebayaakan penggunanya untuk jadi pecandu gosip yah?
Kayanya gampang juga nih kalo mo bikin mass panic, teror skala kecil. Buzz ajah di BBM + layanan socmed/socnet and see the snowball effect 🙂
“Social Media is Twitter. Until some agencies say otherwise”
Tweet seorang teman di atas (yg kemudian di RT oleh beberapa teman lainnya) bikin saya ngakak. Tapi kalo dipikir-pikir ya emang itu yang terjadi (di Indonesia, Jakarta) saat ini 🙂 Dan baru sekarang saya nulis soal itu *doh*
Dalam 3 tahunan ini saya banyak ketemu orang, rekan-rekan baru. Dan seperti biasa kami saling bertukar nama (what’s wrong with that anyway?). Satu hal yang saya perhatikan, kebanyakan rekan-rekan baru ini (sebenarnya banyak muka-muka lama sih :P) dari perusahaan yang berkaitan dengan public relation atau brand management. Yang saya simpulkan, most of them sharing same title, Social Media Expert. Saya jadi bertanya-tanya dong, kriteria untuk dapat claim sebagai expertise untuk social media media itu kira-kira apa yah? Perlu ujian sertifikasi kaya Unix admin, network admin, dba atau bahkan bahasa pemrograman khusus gitu kah?
Eh, ternyata ngga seribet itu lho.
Kesimpulan saya, ternyata cukup punya akun twitter dengan follower buanyaakkk, punya Facebook dengan friends yang buanyaaakkkk dan mungkin blog juga 😛 Pintar cuap-cuap is a must. Tapi masa iya sih cuman gitu doang? hehehehehehe.
Masa Social Networking = Social Media = Twittere+Facebook as plain as that?
Nah berikut ini sekedar ulasan ngasal dari saya mengenai Social Media dan Social Networking. Jangan kuatir, ini opini pribadi saya kok. Ndak ada niatan ngoreksi apa yang sudah sampeyan -para expert- klaim selama ini hehehehehehe.
So, what is social media and the social networking about anyway?
Awalnya emang rancu antara kedua terminologi ini.
Dikutip dari wikipedia http://en.wikipedia.org/wiki/Social_media
“Social media are media for social interaction, using highly accessible and scalable publishing techniques. Social media uses web-based technologies to turn communication into interactive dialogues”
Singkatnya kalo dari definisi bahasa, media itu kan sarana untuk bagaimana berkomunikasi/menyampaikan informasi. Sebuah sistem yang bertujuan untuk menyebarkan informasi dari satu titik ke titik lainnya. Dalam Sosial Media, setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk menghasilkan dan/atau menyebarkan sebuah informasi.
Nah kalau Social Networking?
Kembali mengutip dari http://en.wikipedia.org/wiki/Social_networking
“A social network service is an online service, platform, or site that focuses on building and reflecting of social networks or social relations among people, e.g., who share interests and/or activities.” Jadi layanan yang fokus dalam membangun jaringan/relasi sosial antara orang-orang yang mempunyai kegiatan dan/atau ketertarikan akan hal yang sama. Mereka kemudian berkumpul bersama dan membentuk komunitas sesuai dengan common interest/activities tadi itu.
The clue is common interests and/or activities.
Social Network di-kombo dengan social media tadi itu menciptakan komunikasi 2 arah karena ada interaksi dalam komunitas tersebut akan informasi yang disampaikan.
Dan masih banyak lagi lainnya.
Berikut ini adalah gambaran pemetaan social media yang dibuat oleh Fred Cavazza
Social Media Landscape v2.0 oleh fredcavazza.net
Kemudian ada Conversation Prism yang dibuat oleh Brian Solis dan JESS3. Pendekatan dari Brian Solis ini memberikan gambaran akan apa saja yang ada di social media itu sendiri, jenis-jenisnya serta pengelompokannya berdasarkan bagaimana orang menggunakan jenis/kelompok social media itu satu sama lainnya.
The Conversation Prism v3.0 by Brian Solis & JESS3
Bingung?
Hmmm, iya juga yah. Postingan ini kok jadi terlihat berlepotan gini 😀
coba nonton video dari common-craft ini ajah deh 😀
Social Media
[tube]http://www.youtube.com/watch?v=MpIOClX1jPE[/tube]
Social Networking
[tube]http://www.youtube.com/watch?v=6a_KF7TYKVc[/tube]
Jadi Social Media dan Social Networking itu hal yang berbeda tapi saling tersambung, saling membutuhkan satu sama lain.
Social Media != Twitter
Social Networking != Facebook+Twitter only
Dan sayangnya banyak -expert- yang benar-benar rancu dan susah bedain kedua hal tersebut 🙂
Moga-moga agensi perusahaan ga clueless deh soal ini …